Remaja 23 Tahun di Flores Timur Raup Jutaan Rupiah dari Servis Hp, Berawal Otodidak di YouTube

Flores Timur-Eusibio Verseli Tobongi, warga Riangnyiur, Kelurahan Sarotari, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, NTT meraup jutaan rupiah dari hasil servis handphone warga. Ia terlihat duduk di depan komputer dengan lampu sorot kecil sambil memasang layar LCD pelanggan malam ini. Ia tampak sibuk sambil menjawab beberapa pertanyaan wartawan saat disambangi di kediamannya.
Eusibio Verseli Tobongi, warga Riangnyiur, sedang memperbaiki HP pelanggan.

PERSPEKTIFNUSANTARA.COM-Flores Timur- Eusibio Verseli Tobongi, warga Riangnyiur, Kelurahan Sarotari, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, NTT meraup jutaan rupiah dari hasil servis handphone warga. Ia terlihat duduk di depan komputer dengan lampu sorot kecil sambil memasang layar LCD pelanggan malam ini. Ia tampak sibuk sambil menjawab beberapa pertanyaan wartawan saat disambangi di kediamannya.

Pria 23 tahun ini mengaku sejak kecil sering bongkar pasang handphone dan menyukai dunia komputer sejak masih bersekolah di SMP Negeri 1 Larantuka. Di situ, ia sering nonton YouTube dan memperdalam pengetahuannya tentang servis handphone secara otodidak. Setelah tamat dari SMP Negeri 1 Larantuka, Eusebio masuk ke jenjang SMA dengan masuk sekolah teknik menengah (STM) Bina Karya Larantuka. Dari situ Eusebio Verseli Tobongi atau akrab disapa Seli, semakin mencintai dunia komputer.

“Saat SMP Negeri 1 Larantuka. Saya senangnya buka-buka (bongkar pasang) handphone. Setelah lulus dari sekolah STM Bina Karya, Saya pergi kursus pelatihan V3 Jakarta Pusat selama tiga bulan,” ujar Seli.

Baca juga: David Motor: Bengkel Rakyat yang Menjaga Kepercayaan di Tengah Dinamika Jalanan Kalibaru Barat, Cilincing

Pasangan buah hati dari bapak Ignasius Megong Sawun dan ibu Maria Lince Kalambe, itu sempat bekerja sebagai penjual pisang Nugget di Jakarta sebelum ikut kursus tiga bulan tentang servis handphone.

Setelah kursus tiga bulan, Seli bekerja selama selama 9 Bulan di kota Tanggerang, Provinsi Banten, Jakarta. Selain itu dia juga bekerja di perusahaan lain sebelum balik ke kampung halamannya, Flores Timur pada tahun 2023 dan membangun usaha di sana.

” Kursus tahun 2022 balik ke Flores Timur tahun 2023,” imbuhnya

Baca juga: Rehabilitasi Terumbu Karang di Teluk Maumere Libatkan Lintas Sektor, Tanam 1.200 Fragmen

Dengan modal 5 juta dari hasil kerjanya, Seli kemudian membeli peralatan elektronik di Jakarta. Pelan-pelan ia membantu warga memperbaiki handphone mereka. Saat itu, ia masih melayani pelanggan di rumah miliknya. Setelah ada omset yang memadai, Seli memberanikan diri membangun lapak kecil di depan rumahnya dan mulai aktif melayani pelanggan yang mengalami kerusakan layar handphone dan juga beberapa keluhan lainnya. Seli terlihat telaeten bekerja di ruangan miliknya. Ia sangat hati-hati memasang mur handphone dan giat memeriksa secara detail handphone yang ingin dipasang layar LCD.

Halaman: 12

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru