“Dan keterangan dari Pak Kepala Syahbandar, ini operasional sudah berjalan. Kan ada sistem apa nama itu, digitalisasinya sudah punya backup-nya, sistem backup. Jadi dapat dialihkan ketika ada internet di tempat sementara. Embarkasi maupun debarkasi juga dilakukan sudah berjalan,” jelasnya.
Untuk penanganan bangunan pelabuhan, Kementerian PU akan segera melakukan asesmen teknis setelah aktivitas gempa susulan melandai. Berdasarkan perkiraan BMKG, penyesuaian lempeng bumi diprediksi membaik dalam dua hingga tiga minggu ke depan. Asesmen tersebut akan menentukan apakah bangunan pelabuhan cukup direnovasi atau perlu dibongkar total demi keselamatan jangka panjang.
Secara umum, pemulihan infrastruktur dasar di wilayah terdampak menunjukkan kemajuan signifikan. Pasokan listrik dari PLN telah mendekati 100 persen setelah perbaikan tiang-tiang distribusi ke rumah warga, sementara Kementerian Komdigi terus memulihkan jaringan telekomunikasi di area pedalaman.