Pancasila di Ruang Kelas Yang Seragam

Anak-anak bukan mesin produksi,

Yang harus dibentuk dengan cetakan yang sama persis.

Mereka lahir dari tanah yang berbeda,

Dari budaya yang memberi warna pada jiwanya.
Martin Meli, Penulis, berasal dari Magepanda, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Saat ini ia adalah mahasiswa Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero yang menekuni studi teologi. Ia memiliki minat pada dunia pendidikan, refleksi iman dan pengabdian kepada masyarakat.

Bukan keseragaman yang dipaksakan.

Karena adil bukan berarti menyamakan,

Melainkan memahami setiap perbedaan.

 

Mengapa anak pesisir harus diukur sama,

Dengan anak yang tumbuh di tengah hiruk kota?

Mengapa masyarakat adat harus meninggalkan kearifannya,

Halaman: 123456789101112

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru