Di sisi lain, meskipun tidak mencapai terget yakni menjuarai lomba cerdas cermat antar SMA/SMK se-Kabupaten Sikka yang diselenggarakan oleh Prodi Sistem Informasi IFTK Ledalero, para peserta lomba tetap mengaku bangga. Hal itu diungkapkan oleh salah satu siswa SMA Negeri 2 Maumere.

“Kami merasa senang dan bangga bisa mengikuti lomba ini karena kami bisa bertemu teman-teman dari sekolah lain dan bisa belajar banyak hal terkait sistem informasi dan kami berharap IFTK Ledalero terus menyelenggarakan kegiatan seperti ini”. Ungkapnya.
Selain siswa-siswa peserta, harapan kelanjutan lomba seperti ini juga diungkapkan oleh salah satu guru pendamping Smater Maumere. Ia berharap IFTK Ledalero tetap melanjutkan kegiatan yang menunjang pendidikan dan sikap daya saing siswa.
“Kita berharap IFTK Ledalero terus melakukan lomba cerdas cermat seperti ini tetapi dalam basis yang lebih luas. Mungkin bisa diikuti oleh lebih banyak sekolah lagi”, ungkapnya di sela-sela penentuan juara.

Lomba cerdas cermat antar SMA/SMK se-Kabupaten Sikka ini diselenggarakan oleh prodi Sistem Informasi IFTK Ledalero sebagai upaya menumbuhkan pengetahuan terhadap sistem informasi, melatih kemampuan berpikir cepat dan tepat, serta kritis dan dapat bekerjasama dengan tim dengan sasaran akhir peserta mendapatkan pengalaman kompetesi yang menyenangkan sambil menambah wawasan tentang sistem informasi dan tertarik untuk melakukan studi atau mendalami bidang sistem informasi. Perlombaan ini diikuti oleh 7 SMA/SMK se-Kabupaten Sikka diantaranya, SMKN 3 Maumere, SMA Negeri 1 Maumere, SMK Yohanes XXIII Maumere, SMAK Frateran Maumere, SMK St. Mathilda Maumere, SMAK Bhaktiarsa Maumere dan SMA Negeri 2 Maumere.
Klik link ini untuk mendapatkan informasi terbaru hanya di PerspektifNusantara.com.