Momentum Hari Buruh tahun ini juga menjadi pengingat akan berbagai tantangan yang masih dihadapi oleh para pekerja, seperti ketimpangan upah, minimnya perlindungan sosial, serta perubahan sistem kerja akibat perkembangan teknologi. Oleh karena itu, Wawasan Hukum Nusantara mendorong adanya penguatan regulasi serta pengawasan yang lebih ketat dalam bidang ketenagakerjaan.
Selain itu, organisasi ini juga menyatakan kesiapan untuk terus mengawal isu-isu buruh melalui pendekatan hukum, termasuk memberikan advokasi bagi pekerja yang mengalami ketidakadilan. Langkah ini dinilai penting guna memastikan bahwa setiap pekerja mendapatkan perlindungan yang layak di mata hukum.
Di akhir pernyataannya, Capt. Arqam Bakri mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Hari Buruh sebagai momentum refleksi bersama, bukan hanya seremonial tahunan. Ia berharap ke depan akan lahir kebijakan-kebijakan yang lebih berpihak kepada pekerja, sehingga tercipta keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial.
Dengan semangat May Day 2026, Wawasan Hukum Nusantara menegaskan bahwa perjuangan untuk keadilan buruh harus terus dilanjutkan demi Indonesia yang lebih adil, sejahtera, dan bermartabat.