PERSPEKTIFNUSANTARA.COM – Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) kembali menegaskan pentingnya perbaikan tata kelola pemerintahan desa sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor tingkat kabupaten.
Dalam forum tersebut, Bupati menyoroti sejumlah persoalan mendasar yang masih terjadi di tingkat desa. Ia menilai, peran pemerintah desa sejatinya sangat strategis dalam mendukung keberhasilan program pembangunan, terutama dalam upaya menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, desa merupakan ujung tombak pelayanan publik sekaligus garda terdepan dalam implementasi berbagai kebijakan pemerintah. Karena itu, kualitas penyelenggaraan pemerintahan desa harus terus diperkuat.
Namun demikian, Bupati mengungkapkan bahwa masih ditemukan berbagai kendala, khususnya terkait kedisiplinan administrasi dan pengelolaan pemerintahan desa yang belum optimal.
Ia menegaskan, masih ada desa yang belum tertib dalam menyampaikan dokumen perencanaan maupun laporan pertanggungjawaban sesuai jadwal yang telah ditentukan.
“Ketepatan waktu dalam penyampaian dokumen merupakan indikator penting dalam menilai kinerja pemerintahan desa,” ujar Bupati Falen dalam sambutannya.
Bupati menjelaskan, sejumlah dokumen penting yang dimaksud meliputi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (LPPD), Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPPD), serta Informasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (IPPD).
