PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, SABU LIAE – Mahasiswa magang organisasi WHN, Andreas Ga Kore dan Kanasius Kana Dimu, melaksanakan kegiatan sosialisasi organisasi sekaligus mendampingi masyarakat kurang mampu dalam proses pendaftaran Perlindungan Sosial (Perlinsos), di Kecamatan Sabu Liae Kabupaten Sabu, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan peran dan fungsi organisasi WHN kepada masyarakat serta membantu warga memperoleh akses terhadap program perlindungan sosial yang tersedia sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam kegiatan tersebut, Andreas dan Kanasius memberikan penjelasan mengenai profil organisasi WHN, tujuan pembentukannya, serta peran organisasi dalam mendukung dan mendampingi masyarakat. Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan dapat mengenal lebih jauh keberadaan WHN dan memahami manfaat pendampingan yang diberikan.
Baca juga: Infinity Harmony 2026, Kisah Haru Faiz dan Akeyla Menggema dalam Satu Nada Kemanusiaan
Selain memberikan sosialisasi, kedua mahasiswa magang tersebut turut membantu warga kurang mampu dalam proses pendaftaran Perlinsos. Pendampingan dilakukan dengan memberikan informasi mengenai persyaratan administrasi serta menjelaskan tahapan pendaftaran agar masyarakat dapat memahami prosedur yang harus dilalui.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk keterlibatan mahasiswa magang WHN dalam mendukung masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan pendampingan untuk mengakses layanan perlindungan sosial. Dengan adanya bantuan tersebut, masyarakat diharapkan memperoleh informasi yang lebih jelas mengenai prosedur pendaftaran dan peluang untuk mengakses program bantuan sesuai kriteria yang ditetapkan.
Melalui kegiatan sosialisasi dan pendampingan ini, Andreas Ga Kore dan Kanasius Kana Dimu juga memperoleh pengalaman langsung dalam berinteraksi dengan masyarakat. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk kontribusi mahasiswa magang dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang organisasi WHN dan akses terhadap layanan perlindungan sosial.