Anggota DPRD Sikka Minta Penataan Tugu Ditunda, Utamakan Kebersihan dan Penerangan Kota

"Christian menekankan bahwa keluhan masyarakat yang perlu mendapat perhatian adalah persoalan kebersihan dan penerangan jalan, bukan semata-mata tampilan tugu. Karena itu, pemerintah diharapkan mengarahkan anggaran dan dukungan pembangunan pada kebutuhan yang memiliki dampak langsung bagi masyarakat".
Piet Christian Da Cunha, Anggota DPRD Kabupaten Sikka Fraksi Partai Demokrat

Baginya, penataan kota tidak selalu harus dimulai dengan pembangunan atau perubahan fisik yang besar. Pemeliharaan fasilitas yang sudah tersedia juga merupakan bagian penting dari upaya mempercantik wajah kota.

Penerangan Lingkar Luar Perlu Diperhatikan
Selain kebersihan dan penerangan jalan, Christian juga menyoroti kondisi kawasan lingkar luar Maumere yang kini sering dijadikan area olahraga yang disebutnya ditumbuhi tanaman liar hingga mengganggu kondisi trotoar. Ia mempertanyakan mengapa dukungan pembangunan tidak diarahkan terlebih dahulu untuk menghadirkan penerangan di kawasan tersebut. Menurutnya, lingkar luar memiliki ruas jalan yang lebih luas dan dilengkapi trotoar sehingga penataan serta penerangan di kawasan itu perlu mendapat perhatian.

“Tempat olahraga di lingkar luar sudah ditumbuhi rumput liar yang  trotor, kenapa tidak dibangun penerangan di lingkar luar saja ?” Tegas Christian.

Christian juga menyebut masih terdapat sejumlah trotoar yang ditumbuhi tanaman liar dan tidak terurus. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu menjadi bagian dari agenda pembenahan pemerintah daerah agar fasilitas pejalan kaki dapat terpelihara dengan baik.
Berhadapan dengan upaya kosntruktif dan keterbatasan anggaran daerah, Christian juga meminta agar pemanfaatan dana tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) dilakukan secara efektif dan diarahkan pada program yang benar-benar menjadi prioritas. Menurutnya, dukungan CSR dari perbankan, BUMN, dan pihak swasta perlu dimanfaatkan untuk kegiatan yang memberikan dampak nyata, bukan hanya berorientasi pada perubahan tampilan kota.

“Dana transfer lagi sekarat parah jadi gunakan uang CSR secara efektif untuk hal-hal yang berdampak dan prioritas” tambah Christian.

Piet Christian Da Cunha juga menyoroti bahwa daya tarik Maumere bagi pengunjung tidak hanya ditentukan oleh keberadaan tugu atau ikon kota. Kelancaran penerbangan dan harga tiket yang terjangkau, juga turut menjadi faktor penting bagi orang yang hendak berkunjung ke Maumere.
Dengan demikian, pembenahan kota perlu dilihat secara lebih menyeluruh, mulai dari kebersihan lingkungan, penerangan jalan, pemeliharaan trotoar, hingga dukungan terhadap aksesibilitas transportasi.

 

Halaman: 123

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru