Menurutnya, buku yang telah selesai dibaca oleh seseorang masih memiliki nilai dan manfaat yang besar apabila dialihkan kepada perpustakaan.
“Buku yang sudah selesai dibaca oleh seseorang belum tentu selesai manfaatnya. Ketika disumbangkan kepada perpustakaan, buku tersebut dapat dibaca oleh banyak orang dan manfaatnya menjadi jauh lebih luas,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca, tetapi juga kemampuan masyarakat menggunakan pengetahuan untuk memahami persoalan, berpikir kritis, berkreasi, dan menghasilkan karya.
“Literasi bukan hanya persoalan kemampuan membaca, tetapi bagaimana masyarakat mampu menggunakan pengetahuan yang diperoleh untuk memahami persoalan, berpikir kritis, berkreasi, dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Perpustakaan memiliki peran penting dalam proses tersebut,” katanya.
Perpusda Frans Seda Didorong Jadi Rumah Pengetahuan
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Very Awales, menyampaikan apresiasi kepada Stefanus Sumandi atas kepedulian dan dukungannya terhadap pengembangan perpustakaan daerah.
Menurut Very, setiap sumbangan buku memiliki arti penting dalam memperkaya bahan bacaan dan referensi yang dapat diakses masyarakat melalui Perpusda Frans Seda.