
Yosef juga memberikan apresiasi tinggi kepada warga Flobamora di perantauan yang telah menyiapkan penyambutan dan menjadikan Gedung Serbaguna Flobamora Surabaya
Jl Mawar 08 Tubanan lama Kaving 71 gang Flobamora sebagai homebase Persami U-17.
“Berkaitan dengan persiapan juga dengan segala keterbatasan, tetapi kita cukup direspons baik oleh paguyuban NTT yang ada di Surabaya. Mereka sementara mempersiapkan penjemputan di dermaga Surabaya dan sudah menyiapkan homebase dari tim di Gedung serbaguna Flobamora keluarga Besar Maumere Surabaya Raya yang ada di Surabaya di jalan Mawar 08, Taubanan lama kaving 71 gang Flobamora” ucap Yosef Nong Soni.
Di bawah asuhan pelatih Patrick Domal yang direkomendasikan langsung oleh Asprov PSSI NTT dan Bupati Sikka, Persami tergabung dalam Zona 1 dari total delapan zona Seri Nasional.
“laga Soeratin ini dibagi dalam delapan zona dan kita masuk zona 1. Kita berjuang untuk lolos di babak penyisihan, dan kalau misalnya lolos maka kita akan siapkan lagi transportasi untuk menuju IKN. Babak 8 besar itu penyelenggaranya ada di IKN sampai dengan final,” tambah Yosef.
Menanggapi keberangkatan skuad Laskar Nian Tana, Wakil Bupati Sikka, Ir. Simon Subandi Supriadi menyampaikan apresiasi mendalam dan kebanggaannya atas kerja keras seluruh elemen tim yang mampu membuktikan kualitas terbaik di lapangan Gelora Samador secara jujur dan murni.
“Kita bangga karena di tengah persiapan yang singkat, kita bisa mendapatkan juara di Gelora Samador dan itu adalah berkat kerja keras kita, campur tangan Tuhan, dan semua berjalan apa adanya, tidak ada rekayasa. Pemerintah Daerah sangat bangga dengan prestasi yang kalian dapatkan. Tapi jangan puas hanya sampai di sini, masih ada perjalanan panjang,” tegas Wabup Sikka memberikan motivasi.
Ia meminta para pemain muda Persami bertanding tanpa rasa minder sedikit pun saat berhadapan dengan tim-tim besar dari Jawa, Sumatra, maupun daerah lainnya di Indonesia.