Bagi peserta forum, Hari Tani Nasional tidak sekadar menjadi momentum seremonial, tetapi dapat menjadi ruang refleksi terhadap arah kebijakan agraria Indonesia dan posisi masyarakat dalam pengelolaan sumber daya agraria.
Konsolidasi tersebut ditutup dengan gagasan untuk memperkuat jejaring lintas organisasi mahasiswa, masyarakat sipil, dan kelompok rakyat dalam mengawal isu reforma agraria serta memperluas ruang diskusi publik mengenai persoalan tanah dan kedaulatan pangan.
“Hari-hari esok milik kita!” menjadi pesan penutup yang terpampang dalam materi kegiatan EN-LMND tersebut.