Renungan Harian Katolik Sabtu 19 September 2026

Lukas 8:4-15
Lalu Ia menjawab: “Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Allah, tetapi kepada orang-orang lain hal itu diberitakan dalam perumpamaan, supaya sekalipun memandang, mereka tidak melihat dan sekalipun mendengar, mereka tidak mengerti. Yang jatuh di tanah yang baik itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik dan mengeluarkan buah dalam ketekunan.” (TB Luk 8:10,15)

Dalam Injil hari ini (Luk 8:4-15), Yesus berbicara tentang empat jenis tanah tempat benih Sabda Allah jatuh. Keempatnya bisa menggambarkan hati kita sendiri.

Pinggir jalan: kita mendengar Sabda, tetapi segera melupakannya karena hati tidak memberi ruang bagi Tuhan.

Tanah berbatu: kita bersemangat ketika semuanya baik, tetapi mudah menyerah saat menghadapi masalah dan penderitaan.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Jumat 18 September 2026

Semak duri: Sabda tumbuh, tetapi terhimpit oleh kekhawatiran, kesibukan, harta, kenyamanan, dan berbagai keinginan duniawi.

Tanah yang baik: kita mendengarkan, menyimpan, dan menjalankan Sabda dengan tekun, sehingga hidup menghasilkan buah kasih.

Perumpamaan ini bukan untuk menilai orang lain, tetapi untuk bertanya kepada diri sendiri: tanah seperti apakah hati saya hari ini? Semoga kita terus membiarkan Tuhan mengolah hati kita menjadi tanah yang subur.

Baca juga: Renungan Harian Katolik, Selasa 15 September 2026

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru