“Orang tuanya yang berbuat, anaknya yang dijadikan tumbal dengan berlindung karena anak di bawah umur,” ucap Maria dengan suara bergetar.
Ia khawatir jika hukuman yang dijatuhkan ringan, kejadian serupa akan terulang kembali di masa depan.
Aksi yang melibatkan gabungan 10 suku dan keluarga besar korban ini berakhir setelah massa melakukan orasi di Pengadilan Negeri Maumere. Mereka menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga seluruh pihak yang terlibat diseret ke meja hijau dengan hukuman yang setimpal.
Klik link ini untuk mendapatkan informasi terbaru hanya di PerspektifNusantara.com.