PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, Jakarta — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) Sanctus Thomas Aquinas periode 2026–2028 resmi dilantik pada Senin, 28 September 2026, dalam sebuah rangkaian acara yang berlangsung di Menteng, Jakarta Pusat.
Prosesi pelantikan diawali dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin Sekretaris Eksekutif Komisi Kerawam Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Romo Hans Jeharut, Pr. Setelah perayaan Ekaristi, rangkaian acara dilanjutkan dengan prosesi pelantikan pengurus.
Pelantikan dipimpin oleh Ketua Komisi Kerawam Keuskupan Amboina, Romo Lucky Kelwula, di bawah kepemimpinan Mandataris MPA XXXIII sekaligus Ketua Presidium PP PMKRI periode 2026–2028, Cristian A.D. Retob.
Baca juga: LMND Tantang Negara Wujudkan Pendidikan Gratis: 5 Tuntutan, 5 Oktober Turun ke Jalan
Momentum pelantikan tersebut sekaligus menjadi awal perjalanan kepengurusan baru PMKRI di tengah peringatan usia ke-79 tahun organisasi mahasiswa Katolik tersebut.
Dalam pidato perdananya, Cristian A.D. Retob menekankan pentingnya kepemimpinan yang berakar pada nilai-nilai Kristologi. Menurutnya, kepemimpinan tidak semata-mata berkaitan dengan kekuasaan dan kewenangan, tetapi terutama tentang kesediaan untuk berkorban, melayani, serta berdiri sebagai abdi kebenaran dalam memperjuangkan keadilan sosial.
Refleksi tersebut, kata Cristian, berangkat dari penghayatan terhadap pengorbanan Yesus Kristus serta refleksi filosofis atas figur Sokrates yang mempertahankan prinsip dan kebenaran meskipun harus berhadapan dengan konsekuensi berat.
Baca juga: Langkah Sejarah Baru Sepak Bola Sikka: dr. Titin Resmi Nahkodai Persami Maumere Menuju ETMC 2026
Dalam perspektif tersebut, kekuasaan yang tidak ditopang oleh prinsip moral dan keberpihakan pada kebenaran berpotensi mengalami penyimpangan.