Namun, ada satu pesan yang ingin mereka titipkan setelah kunjungan tersebut berakhir.
“Ketika dia pulang pun satu harapan kami, jangan pernah lupa orang Cawalo, jangan pernah lupa orang Palue,” tegas Nikodemus.
Ia berharap berbagai kondisi yang dilihat dan didengar Jokowi selama berada di Palue dapat menjadi perhatian dalam proses pemulihan masyarakat pascabencana.
“Kami tidak bisa meminta banyak, kami hanya bahagia, hanya kami yakin dan percaya bahwa dia pasti tahu. Dia pasti tahu apa yang menjadi kebutuhan, kekurangan kami,” pungkasnya.
Malam di Tengah Pengungsian
Bagi masyarakat Palue, malam 16 September 2026 bukan sekadar malam kedatangan seorang tokoh nasional.
Di tengah tenda-tenda pengungsian dan rumah-rumah warga yang masih menyisakan kerusakan, Jokowi memilih berada bersama masyarakat.