Ia menjelaskan, Desa Rana Gapang saat ini memiliki 452 kepala keluarga (KK). Berdasarkan pendataan sementara, sebanyak 60 unit rumah mengalami rusak berat, 18 unit rusak sedang, dan 131 unit rusak ringan akibat bencana.
Dalam kondisi tersebut, masyarakat untuk sementara memilih melakukan pengungsian secara mandiri dengan mendirikan tenda di halaman rumah maupun di tanah lapang. Kondisi ini membuat kebutuhan terhadap terpal, bahan pangan, serta bantuan dasar lainnya masih sangat diperlukan.
Melikior berharap bantuan tahap pertama dari Kemensos dapat terus diikuti dengan dukungan lanjutan, mengingat kondisi masyarakat masih berada dalam masa tanggap darurat dan sebagian warga belum dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.
Respons cepat Kemensos terhadap pengaduan masyarakat ini menunjukkan pentingnya koordinasi antara masyarakat, media, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat dalam memastikan kebutuhan warga terdampak bencana dapat segera ditangani.
Masyarakat Desa Rana Gapang kini masih menantikan bantuan lanjutan, terutama untuk kebutuhan pangan, tempat tinggal sementara, serta dukungan pemulihan rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa Flores.