<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PromotorGerejakatolik &#8211; Perspektif Nusantara</title>
	<atom:link href="https://www.perspektifnusantara.com/tag/promotorgerejakatolik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.perspektifnusantara.com</link>
	<description>Nusantara Kritis, Indonesia Maju</description>
	<lastBuildDate>Sun, 23 Aug 2026 13:51:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.perspektifnusantara.com/wp-content/uploads/2025/03/favicon-150x150.png</url>
	<title>PromotorGerejakatolik &#8211; Perspektif Nusantara</title>
	<link>https://www.perspektifnusantara.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Promotor Gereja Katolik dan Ordo Somascan Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Dusun Belat</title>
		<link>https://www.perspektifnusantara.com/5972/promotor-gereja-katolik-dan-ordo-somascan-salurkan-bantuan-untuk-korban-gempa-di-dusun-belat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hans]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Aug 2026 13:51:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Lensa Flores]]></category>
		<category><![CDATA[BantuanBencana]]></category>
		<category><![CDATA[BiaraSomascan]]></category>
		<category><![CDATA[PerspekifNusanara.com]]></category>
		<category><![CDATA[PromotorGerejakatolik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.perspektifnusantara.com/?p=5972</guid>

					<description><![CDATA[PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, Maumere– Promotor Gereja Katolik bekerja sama dengan Ordo Somascan (CRS) menyalurkan bantuan kepada enam kepala keluarga di Dusun Belat, Desa Riit, yang menjadi korban terdampak paling serius akibat gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang wilayah tersebut pada 15 Agustus lalu. Bantuan diserahkan langsung kepada para penerima berupa bahan kebutuhan pokok sehari-hari serta uang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, Maumere</strong>– Promotor Gereja Katolik bekerja sama dengan Ordo Somascan (CRS) menyalurkan bantuan kepada enam kepala keluarga di Dusun Belat, Desa Riit, yang menjadi korban terdampak paling serius akibat gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang wilayah tersebut pada 15 Agustus lalu.</p>
<p>Bantuan diserahkan langsung kepada para penerima berupa bahan kebutuhan pokok sehari-hari serta uang tunai untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga selama masa pemulihan.</p>
<p>Admin Promotor Gereja Katolik, Anesius Sinaga, mengatakan enam keluarga tersebut layak mendapat perhatian khusus dari pemerintah dan menjadi prioritas bantuan. Ia menjelaskan bahwa rumah para korban mengalami kerusakan berat sehingga sudah tidak layak huni.</p>
<p>&#8220;Mereka ini harus menjadi prioritas bantuan pemerintah karena rumahnya rusak berat dan tidak layak huni,&#8221; ujar Anes.</p>
<p>Selain bantuan pokok, Promotor Gereja Katolik juga menyatakan kesiapannya memberikan beasiswa kepada tiga anak sekolah dari keluarga korban gempa.</p>
<p>Penyerahan bantuan turut dihadiri langsung oleh P. Yuvens Rodos, CRS. Ia berharap bantuan dari pemerintah maupun pihak lain segera datang, mengingat kondisi para korban yang sebagian besar masih menggantungkan harapan pada bantuan dari luar.</p>
<p>Sebelum meninggalkan Dusun Belat, P. Yuvens mengajak para korban gempa untuk berdoa bersama dan memberikan berkat kepada mereka.</p>
<p>Anes dan P. Yuvens juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan dalam penyaluran bantuan ini, terutama kepada Bapak Arnold dan Ibu Rit yang telah memberikan informasi mengenai warga yang paling membutuhkan bantuan namun belum tersentuh bantuan dari pemerintah maupun instansi lain.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
