<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Piala Soeratin 2026 &#8211; Perspektif Nusantara</title>
	<atom:link href="https://www.perspektifnusantara.com/tag/piala-soeratin-2026/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.perspektifnusantara.com</link>
	<description>Nusantara Kritis, Indonesia Maju</description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 Aug 2026 12:17:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.perspektifnusantara.com/wp-content/uploads/2025/03/favicon-150x150.png</url>
	<title>Piala Soeratin 2026 &#8211; Perspektif Nusantara</title>
	<link>https://www.perspektifnusantara.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tunduk di Gelora Samador, Pelatih dan Manajemen Persebata Sebut Cuaca Serta &#8216;Dewi Fortuna&#8217; Jadi Batu Pengganjal</title>
		<link>https://www.perspektifnusantara.com/5738/tunduk-di-gelora-samador-pelatih-dan-manajemen-persebata-sebut-cuaca-serta-dewi-fortuna-jadi-batu-pengganjal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arnold Bewat]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Aug 2026 12:17:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Citra Bakti Ngada]]></category>
		<category><![CDATA[Perse Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Persebata Lembata]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Soeratin 2026]]></category>
		<category><![CDATA[soer]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.perspektifnusantara.com/?p=5738</guid>

					<description><![CDATA[PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, MAUMERE — Pertandingan sengit tersaji dalam lanjutan ajang Soeratin Cup U-17 yang berlangsung di Stadion Gelora Samador, Maumere. Pertemuan antara Laskar Sembur Paus (Persebata Lembata) yang mengenakan kostum biru dan The Saint Of Sport (Citra Bakti Ngada) yang dibalut jersey oranye berakhir dengan keunggulan Citra Bakti Ngada lewat skor akhir 3-1. Jalannya Pertandingan Sejak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PERSPEKTIFNUSANTARA.COM</strong>, MAUMERE — Pertandingan sengit tersaji dalam lanjutan ajang Soeratin Cup U-17 yang berlangsung di Stadion Gelora Samador, Maumere. Pertemuan antara Laskar Sembur Paus (Persebata Lembata) yang mengenakan kostum biru dan The Saint Of Sport (Citra Bakti Ngada) yang dibalut jersey oranye berakhir dengan keunggulan Citra Bakti Ngada lewat skor akhir 3-1.</p>
<p><strong>Jalannya Pertandingan</strong></p>
<p>Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua tim langsung memperagakan permainan terbuka. Citra Bakti Ngada tampil cerdik dengan membaca strategi lawan, berhasil mematikan kombinasi umpan pendek dan mematahkan upaya bola-bola panjang yang dirancang anak-anak Lembata.</p>
<p>Kebuntuan pecah pada menit ke-37. Pemain nomor punggung 12 Citra Bakti Ngada, Antonius Y. Yanuar Bengu, sukses menyarangkan bola ke gawang lawan sekaligus mengubah kedudukan menjadi 1-0 hingga turun minum.</p>
<p>Petaka bagi Persebata berlanjut di babak kedua. Sang penjaga gawang, Nursalim Al Hakim, melakukan pelanggaran keras (DOGSO) di luar area yang berbuah kartu merah langsung dari wasit. Bermain dengan 10 orang membuat langkah Persebata kian berat. Meski tendangan bebas yang didapat Citra Bakti Ngada pasca-pelanggaran tersebut sempat gagal, keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan dengan baik oleh tim asal Ngada.</p>
<p>Pada menit ke-68, kapten Citra Bakti Ngada bernomor punggung 18, Albertus Roga, menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Albertus Roga kembali mencatatkan namanya di papan skor tak lama kemudian melalui skema indirect freekick yang meluncur mulus ke gawang Persebata, memperlebar jarak menjadi 3-0.</p>
<p>Persebata Lembata pantang menyerah meski bermain dengan kekurangan personil. Usaha pantang menyerah tersebut membuahkan hasil pada menit ke-84 setelah pemain bertahan Citra Bakti Ngada melakukan pelanggaran di dalam kotak terlarang. Arlan S. Dasi yang maju sebagai algojo penalti menjalankan tugasnya dengan sempurna, menipiskan ketertinggalan Persebata menjadi 1-3. Skor ini bertahan hingga laga usai.</p>
<p><strong>Pasca-Pertandingan: Angin Kencang, Keputusan Wasit, dan Lapang Dada</strong></p>
<p>Dalam sesi wawancara usai laga, jajaran pelatih dan manajemen Persebata Lembata memberikan evaluasi terkait hasil yang diraih timnya.</p>
<p>Pelatih Persebata Lembata, Maulana, menyoroti kendala cuaca ekstrem serta mental bertanding anak asuhnya yang terganggu di lapangan.</p>
<p>&#8220;Yang pertama, mungkin faktor cuaca ya. Bermain dengan kondisi cuaca angin yang kencang, alur bola kami untuk bermain long panjang itu memang agak sulit. Terus kami bermain dari kaki ke kaki itu sudah sangat baik sekali, cuma karena angin kencang beberapa kali long pass kami terhambat,&#8221; ungkap Maulana.</p>
<p>&#8220;Yang kedua, mental anak-anak agak sedikit terganggu dengan beberapa keputusan yang bagi kami sangat merugikan. Buah dari gol pertama itu ada pelanggaran yang seharusnya menurut kami tidak perlu terjadi. Dari gol itu anak-anak mentalnya jadi down, jadi mereka butuh waktu lagi untuk menyesuaikan permainan,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Hal senada disampaikan Manajer Persebata Lembata, Ibrahim Isre, yang mengapresiasi perjuangan skuadnya sekaligus memberi ucapan selamat kepada tim lawan.</p>
<p>&#8220;Pertama, saya proficiat buat tim Citra Bakti Ngada yang memenangkan pertandingan. Mungkin hari ini Dewi Fortuna lebih berpihak kepada Citra Bakti Ngada ketimbang kami. Anak-anak sudah berjuang semaksimal mungkin. Tadi sudah dikatakan pelatih soal cuaca angin kencang, dan ketika di babak kedua pola mau diterapkan, ada pemain yang keluar ganjaran kartu merah sehingga strategi tidak berjalan maksimal,&#8221; jelas Ibrahim.</p>
<p>Sementara itu, Kapten Persebata Lembata, Farhan Aflahan Emon, menyampaikan permohonan maaf kepada para pendukung dan tetap memberikan semangat kepada rekan-rekan timnya.</p>
<p>&#8220;Terima kasih atas perjuangan teman-teman semuanya. Minta maaf bagi semua warga yang ada di Lembata dan yang ada di Maumere, kami sudah berusaha semaksimal mungkin, tetapi itulah, Dewi Fortuna lebih berpihak ke Citra Bakti Ngada,&#8221; ujar Farhan.</p>
<p>&#8220;Pesan saya: terus berlatih, tetap semangat, dan terus berkarya dalam sepak bola,&#8221; pungkas sang kapten penuh optimisme. (Irma Rose)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mitos Tuan Rumah dan Tragedi Keadilan Substantif</title>
		<link>https://www.perspektifnusantara.com/5720/mitos-tuan-rumah-dan-tragedi-keadilan-substantif/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hans]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2026 04:23:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[gelora samador maumere]]></category>
		<category><![CDATA[Opini perspektifnusantara.Com]]></category>
		<category><![CDATA[Perspektif Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Pertiwi Cup 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Soeratin 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.perspektifnusantara.com/?p=5720</guid>

					<description><![CDATA[Mitos yang Mengakar Prasangka yang Menjadi Kebenaran Umum Di dunia olahraga dan kepemudaan Nusa Tenggara Timur (NTT), ada satu anggapan yang sudah mengakar di benak masyarakat: tim tuan rumah selalu &#8220;dimanjakan&#8221; panitia. Ini bukan sekadar gosip di pinggir lapangan. Kecurigaan ini sudah menyebar luas di berbagai media sosial. Alasannya sederhana:pendapatan ekonomis dan komersial. Supaya karcis [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><strong>Mitos yang Mengakar</strong></p>
<p style="text-align: left;"><strong>Prasangka yang Menjadi Kebenaran Umum</strong></p>
<p style="text-align: left;">Di dunia olahraga dan kepemudaan Nusa Tenggara Timur (NTT), ada satu anggapan yang sudah mengakar di benak masyarakat: tim tuan rumah selalu &#8220;dimanjakan&#8221; panitia. Ini bukan sekadar gosip di pinggir lapangan. Kecurigaan ini sudah menyebar luas di berbagai media sosial. Alasannya sederhana:pendapatan ekonomis dan komersial. Supaya karcis laku dan tribun ramai penonton, keputusan-keputusan yang berpihak sering kali dibiarkan, atau setidaknya begitulah yang sering dipercaya publik.</p>
<p style="text-align: left;">Anggapan semacam ini biasanya muncul bukan tanpa sebab. Hampir setiap turnamen dari antar sekolah dasar hingga antara kota, dari jenjang balita hingga beruban di NTT selalu diwarnai keluhan serupa: wasit yang dianggap &#8220;berat sebelah&#8221;, jadwal pertandingan yang menguntungkan tuan rumah, atau suasana tribun yang menekan tim tamu secara psikologis. Lama-kelamaan, keluhan yang berulang ini berubah menjadi semacam &#8220;kebenaran umum&#8221; yang dipercaya begitu saja, meski perlu dicatat, tidak semua keluhan tersebut pernah benar-benar diuji atau dibuktikan secara objektif. Ada kemungkinan sebagian di antaranya murni kekecewaan wajar dari tim yang kalah, dan bukan bukti adanya kecurangan sistematis. Namun terlepas dari benar tidaknya setiap tuduhan, satu hal yang pasti: begitu prasangka ini menyebar luas, kepercayaan publik terhadap olahraga ikut terguncang.</p>
<p style="text-align: left;"><strong>Ekonomi di Balik Layar</strong></p>
<p style="text-align: left;">Yang membuat mitos ini semakin sulit dipatahkan adalah adanya kepentingan ekonomi yang nyata di baliknya. Panitia penyelenggara, sponsor lokal, hingga pedagang kaki lima di sekitar lapangan sama-sama berkepentingan agar tim tuan rumah terus melaju jauh dalam turnamen. Semakin lama tim tuan rumah bertahan, semakin ramai pula tribun terisi, semakin banyak karcis yang laku, dan semakin besar pula perputaran uang di sekitar area pertandingan. Dalam situasi seperti ini, godaan untuk &#8220;membantu&#8221; tim tuan rumah, baik secara sadar maupun tidak, mungkin saja ada, meski tentu tidak berarti hal ini terjadi di setiap penyelenggaraan.</p>
<p style="text-align: left;">Kondisi ini menciptakan semacam dilema struktural. Di satu sisi, panitia membutuhkan pemasukan agar turnamen bisa terus berjalan dan berkelanjutan. Di sisi lain, ketergantungan pada pemasukan dari tim tuan rumah membuka celah bagi objektivitas untuk dipertanyakan, meski belum tentu selalu disalahgunakan. Semakin besar kepentingan finansial yang melekat pada hasil pertandingan, semakin besar pula potensi risiko itu muncul yakni sebagai potensi, bukan sebagai kepastian.</p>
<p style="text-align: left;"><strong>Tinjauan Filosofis dan Hukum</strong></p>
<p style="text-align: left;"><strong>Olahraga sebagai Ruang Kebebasan yang (Berpotensi) Hilang</strong></p>
<p style="text-align: left;">Kalau dilihat lebih dalam, fenomena ini, jika benar terjadi secara meluas, bisa menunjukkan pergeseran makna olahraga itu sendiri. Filsuf Friedrich Schiller pernah mengatakan bahwa olahraga dan permainan adalah bentuk kebebasan murni manusia, ketika naluri bermain (<em>spieltrieb</em>) yang lepas dari beban dan tekanan hidup sehari-hari. Bagi Schiller, justru dalam momen bermainlah manusia menjadi paling utuh sebagai dirinya sendiri, karena permainan tidak dituntut oleh kebutuhan bertahan hidup maupun kepentingan material.</p>
<p style="text-align: left;">Andai sebuah pertandingan benar-benar hanya dipikirkan dari sisi untung-rugi dan keramaian penonton, nilai sejati dari kompetisi itu berisiko hilang. Kerja keras atlet, keringat latihan berbulan-bulan, dan kualitas permainan yang seharusnya jadi penentu, bisa saja terkorbankan demi keuntungan sesaat, meski tentu ini adalah skenario yang paling buruk, bukan gambaran yang berlaku merata di semua turnamen.</p>
<p style="text-align: left;">Bayangkan seorang pemain muda dari desa terpencil yang berlatih setiap sore selepas membantu orang tuanya di ladang, hanya demi kesempatan tampil di turnamen kabupaten. Ia datang dengan harapan sederhana: bahwa kerja kerasnya akan dinilai secara adil di lapangan. Ketika harapan itu tidak terpenuhi, entah karena memang ada keberpihakan, atau sekadar karena ia belum cukup baik dibanding lawannya, kekecewaan yang muncul tetap nyata. Namun membedakan kedua kemungkinan itu bukan perkara mudah, dan di sinilah letak rumitnya persoalan ini.</p>
<p style="text-align: left;"><strong>Ketika Hukum Ikut Dipertanyakan</strong></p>
<p style="text-align: left;">Dari sisi hukum, kekhawatiran semacam ini menyentuh dua prinsip penting: kepastian hukum dan rasa keadilan. Dalam dunia olahraga, ada prinsip dasar yang disebut <em>fair play</em> di mana semua pihak idealnya diperlakukan setara di depan aturan, tanpa membedakan siapa tuan rumah dan siapa tamu. Jika panitia, secara sengaja atau tidak, memberi keistimewaan pada tuan rumah, hal itu tentu mencederai sikap netral yang seharusnya jadi syarat utama sebuah pertandingan yang sah. Namun perlu digarisbawahi bahwa mencederai prinsip ini adalah kemungkinan, bukan sesuatu yang bisa digeneralisasi terjadi di setiap turnamen tanpa bukti yang jelas.</p>
<p style="text-align: left;"><strong>Belajar dari Pengalaman Global</strong></p>
<p style="text-align: left;">Persoalan semacam ini sebenarnya bukan hal baru dalam sejarah olahraga dunia. Berbagai federasi internasional, terkhusus sepak bola, telah lama menyadari potensi bias tuan rumah dan mengembangkan berbagai mekanisme untuk mengurangi risikonya yakni mulai dari sistem wasit netral, pengawasan independen, hingga penetapan lokasi pertandingan yang dipilih secara acak atau bergilir. Namun perlu diingat, federasi-federasi besar tersebut menerapkan mekanisme ini dengan sumber daya, pengawasan, dan skala yang jauh berbeda dari turnamen tingkat sekolah atau kabupaten di NTT. Membandingkan keduanya secara langsung barangkali kurang proporsional.</p>
<p style="text-align: left;"><strong>Menimbang Solusi</strong></p>
<p style="text-align: left;"><strong>Pertanyaan yang Masih Terbuka</strong></p>
<p style="text-align: left;">Dari sini muncul pertanyaan yang layak direnungkan: kalau sistem &#8220;tuan rumah&#8221; berpotensi melahirkan bias, apakah solusinya harus selalu berupa lokasi netral yang tetap? Pertanyaan ini penting untuk diajukan, meski jawabannya tidak sesederhana kelihatannya.</p>
<p style="text-align: left;">Ada argumen kuat bahwa sistem tuan rumah punya nilai positif tersendiri: menghidupkan ekonomi lokal, memberi kebanggaan bagi daerah penyelenggara, serta mempermudah logistik dan pembiayaan yang selama ini menjadi tulang punggung banyak turnamen daerah. Mengganti sistem ini sepenuhnya dengan lapangan netral permanen bukan tanpa konsekuensi sebab biaya transportasi bagi semua tim bisa membengkak, partisipasi masyarakat lokal sebagai penonton bisa menurun drastis, dan sejumlah turnamen kecil yang selama ini bertahan berkat semangat &#8220;kebanggaan tuan rumah&#8221; berisiko kehilangan daya tariknya sama sekali. Bukan tidak mungkin, solusi yang terdengar ideal secara teori justru sulit diterapkan secara praktis di lapangan.</p>
<p style="text-align: left;"><strong>Kebiasaan yang Perlu Ditinjau, Bukan Serta-merta Dihapus</strong></p>
<p style="text-align: left;">Sebuah kebiasaan yang terus diulang tanpa pernah dievaluasi memang berisiko melahirkan ketidakadilan yang dianggap normal. Namun, meninjau kembali bukan berarti harus langsung menghapus sistem yang ada. Barangkali yang lebih realistis dan mendesak bukanlah menghilangkan status tuan rumah sepenuhnya, melainkan memperkuat pengawasan di sekitarnya sebagai sesuatu yang lebih mungkin dijalankan dengan sumber daya yang tersedia saat ini.</p>
<p style="text-align: left;"><strong>Langkah Kecil yang Bisa Dimulai Sekarang</strong></p>
<p style="text-align: left;">Ada beberapa hal sederhana yang barangkali lebih realistis untuk segera dipertimbangkan oleh penyelenggara turnamen di tingkat lokal: melibatkan wasit dari luar daerah yang tidak memiliki kepentingan dengan salah satu tim, membentuk tim pengawas independen yang berisi tokoh masyarakat netral, atau membuka ruang bagi tim tamu untuk menyampaikan keberatan secara resmi tanpa takut dianggap &#8220;cari masalah&#8221;. Langkah-langkah semacam ini terasa lebih mungkin dijalankan dibanding perombakan total sistem penyelenggaraan, sembari tetap menjaga manfaat ekonomi dan sosial yang selama ini dinikmati daerah tuan rumah.</p>
<p style="text-align: left;"><strong>Antara Kekhawatiran dan Kenyataan</strong></p>
<p style="text-align: left;">Selama uang lebih diutamakan daripada kejujuran, turnamen memang berisiko menjadi sekadar sandiwara. Namun sejauh mana risiko ini benar-benar terjadi secara meluas di NTT, barangkali masih perlu ditelaah lebih jauh sebelum menjadi kesimpulan akhir. Semoga tulisan ini hanya menjadi kekhawatiran yang berlebihan, dan bukan cerminan dari kenyataan yang sesungguhnya dirasakan para pecinta sepak bola Nusa Tenggara Timur.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jaga Posisi ke Delapan Besar, Flores United Tekuk PS Malaka 2-1 di Maumere</title>
		<link>https://www.perspektifnusantara.com/5678/jaga-posisi-ke-delapan-besar-flores-united-tekuk-ps-malaka-2-1-di-maumere/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Erwin Pitang]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 23:37:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Flores United]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Sikka]]></category>
		<category><![CDATA[perspektifnusantara.com]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Soeratin 2026]]></category>
		<category><![CDATA[PS Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[Sepak Bola NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.perspektifnusantara.com/?p=5678</guid>

					<description><![CDATA[PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, ​MAUMERE – Flores United FC akhirnya memecah kebuntuan di ajang Piala Gubernur Liga Pelajar Soeratin U-17 2026. Berlangsung di Stadion Gelora Samador, Maumere, Rabu (5/8/2026) sore, Flores United FC sukses mengamankan tiga poin perdana usai menumbangkan PS Malaka dengan skor tipis 2-1 pada lanjutan laga Grup D. ​Hasil manis ini menjadi momentum kebangkitan bagi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PERSPEKTIFNUSANTARA.COM,</strong> ​MAUMERE – Flores United FC akhirnya memecah kebuntuan di ajang Piala Gubernur Liga Pelajar Soeratin U-17 2026. Berlangsung di Stadion Gelora Samador, Maumere, Rabu (5/8/2026) sore, Flores United FC sukses mengamankan tiga poin perdana usai menumbangkan PS Malaka dengan skor tipis 2-1 pada lanjutan laga Grup D.</p>
<p>​Hasil manis ini menjadi momentum kebangkitan bagi skuad asal Kabupaten Ende tersebut setelah sempat terpuruk akibat dua kekalahan beruntun. Kemenangan ini sekaligus menghidupkan kembali kans Flores United untuk menembus fase delapan besar.</p>
<p><strong>​Drama Tiga Gol di Gelora Samador</strong></p>
<p>​Tensi tinggi langsung tersaji sejak peluit awal dibunyikan. Kedua kesebelasan saling jual-beli serangan hingga diwarnai duel-duel fisik yang keras di area tengah lapangan. ​Flores United berhasil mengambil keunggulan lebih dulu. Penyerang bernomor punggung 11, Yohanes Gilbertus Niku, memecah kebuntuan lewat penyelesaian akhir yang dingin setelah berulang kali meneror lini pertahanan PS Malaka. Skor berubah 1-0.</p>
<p>​Keunggulan tersebut semakin membakar semangat Laskar Nusa Nipa. Memanfaatkan skema bola mati, Julius Siga (7) sukses menggandakan keunggulan menjadi 2-0 lewat tandukan terukur memanfaatkan umpan sepak pojok yang gagal dihalau kiper PS Malaka, Ardian Afrisno Nahak.</p>
<p>​Tertinggal dua gol tak membuat PS Malaka menyerah. Tim lawan terus melancarkan tekanan demi memperkecil kedudukan. Setelah ancaman Adrianus Sonbai sempat membentur tembok pertahanan, giliran Junior Marcelo Lionel Tae (10) yang unjuk gigi. Lewat aksi individu nan ciamik, ia menembus barisan belakang Flores United dan menyarangkan gol indah yang mengubah papan skor menjadi 2-1.</p>
<p>​Di sisa waktu pertandingan, PS Malaka terus mengurung pertahanan lawan demi memburu gol penyeimbang. Namun, kedisiplinan barisan belakang Flores United berhasil menjaga keunggulan 2-1 hingga laga usai.</p>
<p><strong>​Buah Evaluasi dan Semangat Harga Diri</strong><br />
​Nakhoda Flores United, Agor Alosius, mengapresiasi kerja keras anak asuhnya yang mampu bangkit dari keterpurukan. Bagi Agor, kemenangan ini merupakan hasil langsung dari perbaikan menyeluruh usai hasil minor di dua laga awal.</p>
<p>​&#8221;Saya berterima kasih kepada anak-anak yang berjuang luar biasa menjaga harga diri. Kekalahan di dua pertandingan awal kami jadikan bahan evaluasi. Saya tanamkan semangat untuk bangkit, dan hari ini mereka membuktikannya di lapangan,&#8221; ungkap Agor seusai laga.</p>
<p>​Agor menegaskan bahwa status juru kunci di awal fase grup tak lantas mengikis daya juang timnya. Fokus kini langsung dialihkan ke laga penentu menghadapi PSN Ngada.</p>
<p>​&#8221;Kami tetap berjuang, tidak akan pantang menyerah. Masih ada satu pertandingan lagi melawan PSN Ngada, apa pun hasilnya kami tetap berjuang. Dengan hasil hari ini dan evaluasi dari dua kekalahan sebelumnya, kami tentu lebih siap menghadapi PSN Ngada. Kami akan berusaha memenangkan pertandingan itu. Hari ini anak-anak membuktikan bahwa mereka masih mampu berjuang melawan tim yang kami nilai sebagai calon juara,&#8221; tambahnya optimis.</p>
<p>​Laga pamungkas Grup D melawan PSN Ngada dipastikan bakal menjadi duel hidup-mati bagi Flores United untuk mengunci satu tempat di babak delapan besar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="https://www.perspektifnusantara.com/">Klik link ini untuk mendapatkan berita terbaru hanya di PerspektifNusantara.com.</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gol Dramatis Arisman Ahmad Segel Tiket 8 Besar Persebata Lembata di Soeratin Cup U-17 2026</title>
		<link>https://www.perspektifnusantara.com/5662/gol-dramatis-arisman-ahmad-segel-tiket-8-besar-persebata-lembata-di-soeratin-cup-u-17-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Erwin Pitang]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 01:04:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Sikka]]></category>
		<category><![CDATA[Persebata Lembata]]></category>
		<category><![CDATA[Persewa Waingapu]]></category>
		<category><![CDATA[PersspektifNusantara.com]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Soeratin 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Sepak Bola NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.perspektifnusantara.com/?p=5662</guid>

					<description><![CDATA[PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, MAUMERE — Drama menit akhir mewarnai laga krusial Grup B Piala Gubernur NTT Liga Pelajar Soeratin Cup U-17 2026. Persebata Lembata resmi mengamankan langkah menuju babak 8 besar usai menundukkan Persewa Waingapu dengan skor tipis 1-0 di Stadion Gelora Samador Maumere, Selasa (4/8/2026) sore. Pahlawan kemenangan Laskar Sensus Laut adalah Arisman Ahmad. Sepakan terukurnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PERSPEKTIFNUSANTARA.COM</strong>, MAUMERE — Drama menit akhir mewarnai laga krusial Grup B Piala Gubernur NTT Liga Pelajar Soeratin Cup U-17 2026. Persebata Lembata resmi mengamankan langkah menuju babak 8 besar usai menundukkan Persewa Waingapu dengan skor tipis 1-0 di Stadion Gelora Samador Maumere, Selasa (4/8/2026) sore.</p>
<p>Pahlawan kemenangan Laskar Sensus Laut adalah Arisman Ahmad. Sepakan terukurnya pada menit ke-85 berhasil menembus jala Persewa, memecah kebuntuan sengit yang bertahan hampir sepanjang laga.</p>
<p>Kebuntuan Lini Depan dan Tensi Tinggi<br />
Sejak kick-off dibunyikan pukul 16.00 WITA, kedua tim langsung menyajikan jual-beli serangan dengan intensitas tinggi. Kendati peluang demi peluang tercipta, kokohnya barisan pertahanan serta penyelesaian akhir yang belum maksimal memaksa papan skor tetap bertahan 0-0 hingga turun minum.</p>
<p>Tensi laga kian memanas pada paruh kedua. Persewa lebih dulu menerima ganjaran kartu kuning pada menit ke-51 akibat pelanggaran Rivan Kanna Ngimtara. Merespons situasi tersebut, juru taktik Persebata merotasi pemain pada menit ke-60 dengan memasukkan Raul Abhi Al Fahmi dan Remigius Lengary guna menyuntikkan energi segar di lini penyerangan.</p>
<p>Persewa menyusul dengan melakukan pergantian ganda di menit ke-80 untuk menambah daya gedor. Namun, justru Persebata yang sukses memanfaatkan momentum menjelang waktu normal usai lewat aksi Arisman Ahmad di menit ke-85.</p>
<p><strong>Kunci Tiket Fase Gugur, Bidik Juara Grup B</strong></p>
<p>Tambahan tiga poin ini membuat Persebata kini mengumpulkan 7 poin hasil dari dua kemenangan dan satu kali imbang. Koleksi tersebut sudah cukup untuk mengunci satu tempat di babak perempat final, sekaligus menjadikan laga pemungkas grup sebagai penentu status juara grup.</p>
<figure id="attachment_5663" aria-describedby="caption-attachment-5663" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-medium wp-image-5663" src="https://www.perspektifnusantara.com/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-04-at-17.32.10-300x300.jpeg" alt="" width="300" height="300" srcset="https://www.perspektifnusantara.com/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-04-at-17.32.10-300x300.jpeg 300w, https://www.perspektifnusantara.com/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-04-at-17.32.10-150x150.jpeg 150w, https://www.perspektifnusantara.com/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-04-at-17.32.10.jpeg 768w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-5663" class="wp-caption-text">Klasemen Sementara Grup B.</figcaption></figure>
<p>Saat ini, puncak klasemen sementara Grup B diisi oleh BMP Flores Timur yang mengantongi 8 poin dari empat laga. Persebata mengekor di posisi kedua dengan 7 poin, namun masih menyisakan satu pertandingan tersisa.</p>
<p>Persebata dijadwalkan bersua Perseftim Flores Timur pada laga pamungkas Grup B, Kamis (6/8/2026) pukul 14.00 WITA. Kemenangan akan membawa Persebata melesat ke puncak klasemen dengan 10 poin. Terlepas dari hasil pada laga Derby Solor Lewolema tersebut, tiket 8 besar sudah aman dalam genggaman anak-anak Lembata.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="https://www.perspektifnusantara.com/">Klik link ini untuk mendapatkan berita terbaru hanya di PerspektifNusantara.com.</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Balas Kekalahan 3-0, BMU Alor Pantar Tekuk Perseftim 3-1</title>
		<link>https://www.perspektifnusantara.com/5637/balas-kekalahan-3-0-bmu-alor-pantar-tekuk-perseftim-3-1/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Erwin Pitang]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Aug 2026 15:26:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[BMU Alor Pantar]]></category>
		<category><![CDATA[gelora samador maumere]]></category>
		<category><![CDATA[Perseftim Flores Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Perspektif Nusantara.com.]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Soeratin 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.perspektifnusantara.com/?p=5637</guid>

					<description><![CDATA[PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, Maumere– BMU Alor Pantar bangkit dari keterpurukan dengan tampil memukau mengalahkan Perseftim Flores Timur 3-1 pada lanjutan Hari Kedelapan Piala Gubernur NTT Soeratin Cup U-17 2026, Sabtu (1/8/2026) di Stadion Gelora Samador. Kemenangan ini menjadi jawaban nyata tim untuk menuntaskan rasa kecewa setelah tumbang 3-0 di laga sebelumnya. Tim asuhan Taslim Mbere langsung tampil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PERSPEKTIFNUSANTARA.COM</strong>, Maumere– BMU Alor Pantar bangkit dari keterpurukan dengan tampil memukau mengalahkan Perseftim Flores Timur 3-1 pada lanjutan Hari Kedelapan Piala Gubernur NTT Soeratin Cup U-17 2026, Sabtu (1/8/2026) di Stadion Gelora Samador.</p>
<p>Kemenangan ini menjadi jawaban nyata tim untuk menuntaskan rasa kecewa setelah tumbang 3-0 di laga sebelumnya.</p>
<p>Tim asuhan Taslim Mbere langsung tampil agresif sejak awal. Keunggulan pertama didapatkan pada menit ke-35 lewat eksekusi Juan Moll, pemain nomor punggung 19. Skor 1-0 bertahan hingga peluit istirahat dibunyikan.</p>
<p>Memasuki babak kedua, BMU Alor Pantar makin menguasai jalannya pertandingan. Menit ke-69, Amrullah Djou nomor punggung 12 memperlebar jarak menjadi 2-0. Belum selesai euforia, Juan Moll kembali mencetak namanya di papan skor pada menit ke-73, menyempurnakan keunggulan 3-0 bagi timnya.</p>
<p>Perseftim Flores Timur tak menyerah dan terus berusaha membalas. Di detik-detik injury time, tepatnya menit ke-90+2, Mikael Leonel K. Lian nomor punggung 7 berhasil mencetak gol penghibur.</p>
<p>Pertandingan pun ditutup dengan skor akhir 3-1 untuk keunggulan BMU Alor Pantar.</p>
<p>Pelatih kepala BMU Alor Pantar, Taslim Mbere, menyambut gembira hasil ini.</p>
<p>&#8220;Kami berusaha mengejar ketinggalan setelah kekalahan 3-0 kemarin, dan hari ini kami berhasil menuntaskan itu. Masih tersisa dua pertandingan, apa pun hasilnya kami akan berjuang sekuat tenaga agar bisa lolos ke babak delapan besar,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia menambahkan catatan evaluasi positif dari laga ini.</p>
<p>&#8220;Rotasi pemain dari lini tengah perlu di evaluasi, depan dan belakang sudah berjalan cukup baik. Selanjutnya kami akan berhadapan dengan BMP Flores Timur pada Rabu, 4 Agustus nanti. Strategi kami tetap sama kerja keras total demi meraih tiga poin penuh,&#8221; tegas Taslim.</p>
<p>Kapten tim BMU Alor Pantar, Jalil Lulah M. Dasing, menyampaikan apresiasinya atas perjuangan seluruh rekan setim.</p>
<p>&#8220;Terima kasih untuk semua teman-teman yang sudah berjuang bersama saya di lapangan. Harapan saya, saat bertemu BMP nanti semangat dan performa kami bisa lebih meningkat lagi,&#8221; ucapnya penuh harap.</p>
<p>Kemenangan ini menjadi modal mental yang sangat berharga bagi BMU Alor Pantar untuk membalikkan keadaan dan mempertahankan asa melaju ke babak selanjutnya di tengah persaingan grup yang semakin ketat.</p>
<p><a href="https://www.perspektifnusantara.com/">Klik link ini untuk mendapatkan berita terbaru hanya di PerspektifNusantara.com.</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Alexander Fono Bawa Citra Bakti Ngada Kalahkan PSN Ngada 1-0</title>
		<link>https://www.perspektifnusantara.com/5634/alexander-fono-bawa-citra-bakti-ngada-kalahkan-psn-ngada-1-0/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Erwin Pitang]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Aug 2026 10:42:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Citra Bakti Ngada]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Sikka]]></category>
		<category><![CDATA[perspektifnusantara.com]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Soeratin 2026]]></category>
		<category><![CDATA[PSN Ngada]]></category>
		<category><![CDATA[Sepak Bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.perspektifnusantara.com/?p=5634</guid>

					<description><![CDATA[PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, Maumere &#8211; Hari kedelapan Piala Gubernur NTT Soeratin Cup U-17 2026 menyajikan pertarungan seru sesama wakil Kabupaten Ngada, Sabtu (1/8/2026) di Stadion Gelora Samador, Kabupaten Sikka. Citra Bakti Ngada (CBN) dengan julukan The Saint Of Sport sukses meraih tiga poin penuh setelah menundukkan PSN Ngada Laskar Jaramasi dengan skor tipis 1-0. Laga berjalan sengit [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PERSPEKTIFNUSANTARA.COM</strong>, Maumere &#8211; Hari kedelapan Piala Gubernur NTT Soeratin Cup U-17 2026 menyajikan pertarungan seru sesama wakil Kabupaten Ngada, Sabtu (1/8/2026) di Stadion Gelora Samador, Kabupaten Sikka. Citra Bakti Ngada (CBN) dengan julukan The Saint Of Sport sukses meraih tiga poin penuh setelah menundukkan PSN Ngada Laskar Jaramasi dengan skor tipis 1-0.</p>
<p>Laga berjalan sengit sejak peluit awal. Kedua tim saling serang namun tiang gawang dan ketangkasan penjaga gawang menahan laju bola.</p>
<p>Keunggulan baru tercipta tepat di menit tambahan waktu babak pertama, menit ke-45+1. Alexander Fono, pemain nomor punggung 9 Citra Bakti Ngada, berhasil menjebol gawang lawan mengubah skor menjadi 1-0 hingga istirahat.</p>
<p>Memasuki babak kedua, PSN Ngada terus menggebrak mencari gol balasan. Namun barisan pertahanan Citra Bakti Ngada tampil kokoh dan sigap menangkis setiap serangan yang dilancarkan lawan hingga peluit akhir berbunyi.</p>
<p>Pelatih utama Citra Bakti Ngada, Konstasinus Siko, menyambut gembira hasil ini.</p>
<p>&#8220;Kami merasa senang atas hasil yang diperoleh hari ini. Kemenangan ini sangat penting demi mengasah kesiapan di dua pertandingan terakhir. Secara keseluruhan anak-anak menjalankan instruksi dengan baik, terlebih menghadapi tim sekelas PSN Ngada yang sudah banyak pengalaman dan prestasi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia juga menyoroti catatan evaluasi terkait stamina yang mulai menurun di babak kedua serta pergantian pemain yang belum memberikan dampak signifikan.</p>
<p>Kapten tim, Albertus Roga, turut mengapresiasi perjuangan rekan setimnya.</p>
<p>&#8220;Saya sangat senang bisa memimpin teman-teman mengalahkan PSN Ngada. Menurut saya tim ini sangat berkualitas dan terus menyerang, sehingga kami harus bekerja ekstra keras menangkis serangan mereka,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Kemenangan ini semakin memperkokoh posisi Citra Bakti Ngada di papan klasemen sementara, sekaligus menjadi bukti mentalitas juara yang terus dibangun skuad asuhan Konstasinus Siko di ajang bergengsi sepak bola usia muda NTT ini.</p>
<p><a href="https://www.perspektifnusantara.com/">Klik link ini untuk mendapatkan berita terbaru hanya di PerspektifNusantara.</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hadapi Kendala Adaptasi, Persewa Waingapu Akhirnya Imbangi BMP Flores Timur 1-1</title>
		<link>https://www.perspektifnusantara.com/5631/hadapi-kendala-adaptasi-persewa-waingapu-akhirnya-imbangi-bmp-flores-timur-1-1/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Erwin Pitang]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Aug 2026 10:38:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[BMU Alor Pantar]]></category>
		<category><![CDATA[Flores Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Persewa Waingapu]]></category>
		<category><![CDATA[perspektifnusantara.com]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Soeratin 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Sepak Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Sumba Timur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.perspektifnusantara.com/?p=5631</guid>

					<description><![CDATA[PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, Maumere &#8211; Pertandingan hari kedelapan Piala Gubernur NTT Soeratin Cup U-17 2026 mempertemukan Persewa Waingapu Laskar Sandlewood melawan Biru Muda Perkasa (BMP) Flores Timur The Blues berakhir imbang dengan skor 1-1 di Stadion Gelora Samador, Sabtu (1/8/2026). Kedua tim harus puas berbagi satu poin usai saling membalas gol di masing-masing babak. Laga berjalan sengit [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PERSPEKTIFNUSANTARA.COM</strong>, Maumere &#8211; Pertandingan hari kedelapan Piala Gubernur NTT Soeratin Cup U-17 2026 mempertemukan Persewa Waingapu Laskar Sandlewood melawan Biru Muda Perkasa (BMP) Flores Timur The Blues berakhir imbang dengan skor 1-1 di Stadion Gelora Samador, Sabtu (1/8/2026).</p>
<p>Kedua tim harus puas berbagi satu poin usai saling membalas gol di masing-masing babak.</p>
<p>Laga berjalan sengit sejak peluit awal dibunyikan. Kedua tim tampil berusaha mendominasi, namun keunggulan baru tercipta di masa tambahan waktu babak pertama.</p>
<p>Tepat di menit ke-45+2, BMP Flores Timur berhasil membuka keunggulan lewat Marianus Eduard Mondo Leton yang mengenakan nomor punggung 26. Skor 1-0 bertahan hingga wasit meniup peluit istirahat.</p>
<p>Memasuki babak kedua, Persewa Waingapu meningkatkan tekanan dan terus mencari celah pertahanan lawan. Usai berjuang keras, usaha mereka terbayar lunas di menit ke-66.</p>
<p>Muhammad Yaya Prata, pemain nomor punggung 4 Persewa Waingapu, sukses menjebol gawang lawan mengubah kedudukan menjadi 1-1. Skor ini tak berubah lagi hingga pertandingan resmi berakhir.</p>
<p>Pelatih kepala Persewa Waingapu, Yosep Umbu Robaka, mengakui timnya sempat mengalami kesulitan saat beradaptasi dengan kondisi lapangan di laga perdana ini.</p>
<p>&#8220;Hari ini kami masih dalam masa penyesuaian dan cukup kesulitan di pertandingan pertama. Kami akan mengevaluasi dan memperbaiki kinerja di setiap lini. Meski begitu, kami tetap bersyukur sekali bisa meraih hasil imbang ini. Untuk pertandingan berikutnya melawan Persebata Lembata, kami siap melakukan yang terbaik dan siap bertanding sekuat tenaga,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Kapten Persewa Waingapu, Guntur Maulana Amaia, menyambut baik hasil yang diraih timnya.</p>
<p>&#8220;Saya cukup senang bisa mencetak satu gol dan meraih hasil imbang di laga ini. Untuk pertandingan selanjutnya, kami optimis bisa tampil lebih baik dan meraih kemenangan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Hasil imbang ini menjadi modal berharga bagi Persewa Waingapu untuk memperbaiki performa serta mematangkan strategi menjelang menghadapi lawan berikutnya di ajang bergengsi sepak bola U-17 NTT.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="https://www.perspektifnusantara.com/">Klik link ini untuk mendapatkan berita terbaru hanya di PerspektifNusantara.com.</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Siasat Cerdas PS Malaka Raih Kemenangan 3-2 atas Persap Alor: Kita Pelajari Lawan, Lakukan Strategi, Pemantapan dan Evaluasi</title>
		<link>https://www.perspektifnusantara.com/5627/siasat-cerdas-ps-malaka-raih-kemenangan-3-2-atas-persap-alor-kita-pelajari-lawan-lakukan-strategi-pemantapan-dan-evaluasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Erwin Pitang]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Aug 2026 03:11:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[gelora samador maumere]]></category>
		<category><![CDATA[Persap Alor]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Soeratin 2026]]></category>
		<category><![CDATA[PS Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[Sepak Bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.perspektifnusantara.com/?p=5627</guid>

					<description><![CDATA[PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, MAUMERE — Drama lima gol mewarnai laga sengit babak lanjutan Soeratin Cup U-17 yang berlangsung di Stadion Gelora Samador, Maumere, Kabupaten Sikka. PS Malaka sukses menundukkan perlawanan gigih Persap Alor dengan skor tipis 3-2. Kemenangan ini tak sekadar menambah pundi-pundi poin bagi Laskar Manu Meo, tetapi juga makin mempertegas matangnya kesiapan taktik dan mentalitas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PERSPEKTIFNUSANTARA.COM</strong>, MAUMERE — Drama lima gol mewarnai laga sengit babak lanjutan Soeratin Cup U-17 yang berlangsung di Stadion Gelora Samador, Maumere, Kabupaten Sikka. PS Malaka sukses menundukkan perlawanan gigih Persap Alor dengan skor tipis 3-2.</p>
<p>Kemenangan ini tak sekadar menambah pundi-pundi poin bagi Laskar Manu Meo, tetapi juga makin mempertegas matangnya kesiapan taktik dan mentalitas juara yang diusung oleh jajaran pelatih serta pemain.</p>
<p><strong>Adu Taktik dan Adaptasi Cuaca Ekstrem</strong></p>
<p>Laga yang berlangsung di bawah terik matahari Maumere ini menjadi ujian fisik dan strategi yang nyata bagi kedua tim. Pelatih Kepala PS Malaka, Ade Sjan Maikameng, mengungkapkan bahwa kunci kemenangan timnya terletak pada fleksibilitas taktik dan kemampuan mengeksekusi strategi permainan.</p>
<p>&#8220;Semua lawan itu punya karakteristik beda-beda, ya. Persap Alor dengan determinasi tinggi, presisi tinggi. Artinya, kami juga menerapkan strategi yang berbeda untuk setiap lawan. Soal kondisi menang dengan skor lebih besar, mau mencetak gol lebih besar, ya ini balik lagi ke strategi kita. Kita perang strategi nih antara PS Malaka sama Persap Alor,&#8221; ujar Coach Ade usai laga.</p>
<p>Meski berhasil mencetak tiga gol, Coach Ade tidak cepat berpuas diri. Ia mencatat transisi permainan dari menyerang ke bertahan (attacking to defensive transition) masih perlu diperbaiki, terlebih di tengah gempuran cuaca ekstrem Maumere yang sangat menguras stamina.</p>
<p><strong>Evaluasi Kapten: Optimis Menatap Laga Berikutnya</strong></p>
<p>Di balik kemenangan dramatis ini, sang kapten PS Malaka, Junior Marcehlo Tae, secara jujur mengakui adanya beberapa kesalahan kecil yang sempat membahayakan tim akibat penurunan fisik secara drastis.</p>
<p>&#8220;Cuaca hari ini sangat panas, tidak seperti pertandingan pertama. Ini cukup menguras energi dan memicu beberapa kesalahan kecil. Namun, evaluasi ini akan membuat kami bekerja lebih keras. Kami sangat optimistis untuk pertandingan berikutnya akan tampil lebih kuat dan lebih baik lagi,&#8221; tegas Junior penuh keyakinan.</p>
<p><strong>Setiap Pertandingan Adalah Final!</strong></p>
<p>Kesiapan mental PS Malaka tercermin dari filosofi bertanding yang ditanamkan oleh tim pelatih. Coach Ade menegaskan tidak ada kata meremehkan lawan dalam kamus PS Malaka di Soeratin Cup U-17 kali ini. Setiap calon lawan dipelajari secara mendalam untuk merumuskan strategi penangkal yang presisi.</p>
<p>&#8220;tidak ada lawan yang terlalu remeh. Tidak ada lawan yang terlalu sulit. Artinya kita pelajari semua calon lawan, kita lakukan strategi, kita pemantapan, kita evaluasi. Kita selalu tekankan kepada anak-anak bahwa setiap pertandingan adalah final,&#8221; tambah Coach Ade.</p>
<p><strong>Dukungan Penuh dan Misi Membawa Pulang Trofi</strong></p>
<p>Persiapan matang PS Malaka di ajang Soeratin Cup U-17 Maumere ini tak lepas dari sokongan penuh para pemangku kepentingan di Kabupaten Malaka. Dukungan penuh dari Bupati, Wakil Bupati, Ketua PSSI Malaka, hingga Direktur Olahraga Dr. Dion menjadi bahan bakar utama ambisi PS Malaka untuk meraih takhta tertinggi.</p>
<p>&#8220;keikutsertaan PS Malaka dalam persiapan dan sebagainya selalu tidak main-main, dari dulu sampai dengan hari ini. Artinya bahwa target kita selalu target juara,&#8221; tutup Coach Ade mengakhiri wawancara.</p>
<p>Dengan performa taktis yang kian menanjak dan mentalitas pemenang yang solid, PS Malaka kini menjelma menjadi salah satu kandidat terkuat peraih trofi Soeratin Cup U-17 tahun ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="https://www.perspektifnusantara.com/">Klik link ini untuk mendapatkan berita terbaru hanya di PerspektifNusantara.com.</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hattrick Adrianus Atas Persap Alor Bawa PS Malaka ke Puncak Klasemen Grup D</title>
		<link>https://www.perspektifnusantara.com/5624/hattrick-adrianus-atas-persap-alor-bawa-ps-malaka-ke-puncak-klasemen-grup-d/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Erwin Pitang]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Aug 2026 02:29:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Sikka]]></category>
		<category><![CDATA[Persap Alor]]></category>
		<category><![CDATA[Perspektif Nusantara.com.]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Soeratin 2026]]></category>
		<category><![CDATA[PS Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[Sepak Bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.perspektifnusantara.com/?p=5624</guid>

					<description><![CDATA[PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, Maumere – Hari kedelapan Piala Gubernur NTT Soeratin Cup U-17 2026 menyajikan pertarungan seru di Stadion Gelora Samador, Sabtu (1/8/2026). Bertanding pukul 07.00–09.00 WITA, PS Malaka sukses menahan gempuran Persap Alor dan meraih kemenangan tipis 3-2 berkat aksi luar biasa Adrianus Dionigi Sonbay. Pemain nomor punggung 9 yang baru pertama kali masuk skuad PS [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PERSPEKTIFNUSANTARA.COM</strong>, Maumere – Hari kedelapan Piala Gubernur NTT Soeratin Cup U-17 2026 menyajikan pertarungan seru di Stadion Gelora Samador, Sabtu (1/8/2026). Bertanding pukul 07.00–09.00 WITA, PS Malaka sukses menahan gempuran Persap Alor dan meraih kemenangan tipis 3-2 berkat aksi luar biasa Adrianus Dionigi Sonbay.</p>
<p>Pemain nomor punggung 9 yang baru pertama kali masuk skuad PS Malaka ini langsung tampil membara. Ia membuka keran gol di menit ke-23, lalu menambah keunggulan menjadi 2-0 lewat gol kedua pada menit ke-26.</p>
<p>Persap Alor tak tinggal diam, Andi Isak Duka nomor 9 menyusul mencetak gol balasan di menit ke-29, membuat skor 2-1. Belum usai babak pertama, Adrianus kembali menjebol gawang lawan di menit ke-35, menyempurnakan hatrik pertamanya dan mengantar PS Malaka unggul 3-1 saat istirahat.</p>
<p>Memasuki babak kedua, permainan semakin panas. Persap Alor terus menekan dan di detik-detik akhir waktu normal, tepatnya menit ke-90+3, Nimrod Imanuel Moifan nomor 10 berhasil mencetak gol pengecil kedudukan menjadi 3-2. Skor ini bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit.</p>
<p>Adrianus Dionigi Sonbay, siswa SMA Negeri Bolan Malaka berusia 17 tahun, kini mencatatkan diri sebagai pencetak hatrik pertama di ajang Soeratin Cup 2026.</p>
<p>Ia telah mengantongi total 4 gol sepanjang turnamen 1 gol bersejarah saat melawan PSN Ngada dan 3 gol gemilang ke gawang Persap Alor.</p>
<p>&#8220;Puji Tuhan saya bisa mencetak tiga gol hari ini. Ke depannya saya akan terus berusaha mencetak gol lebih banyak lagi dengan persiapan yang lebih baik,&#8221; ujar Adrianus penuh syukur seusai laga.</p>
<p>Kemenangan ini makin mengukuhkan posisi PS Malaka di papan klasemen Grup D, sekaligus menegaskan kehadiran kekuatan baru dari Bumi Rai Malaka yang siap bersaing ketat di panggung sepak bola muda NTT.</p>
<p><a href="https://www.perspektifnusantara.com/">Klik link ini untuk mendapatkan berita terbaru hanya di PerspektifNusantara.com.</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Kali Disamakan di Detik Akhir, Nirwana 04 Nagekeo vs Tiara Nusa Berbagi Poin 2-2</title>
		<link>https://www.perspektifnusantara.com/5614/dua-kali-disamakan-di-detik-akhir-nirwana-04-nagekeo-vs-tiara-nusa-berbagi-poin-2-2-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arnold Bewat]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Jul 2026 06:07:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Nirwana 04 Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Soeratin 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Soeratin dan Pertiwi Cup 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.perspektifnusantara.com/?p=5614</guid>

					<description><![CDATA[PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, Maumere – Laga ketiga hari kelima Grup A Piala Gubernur NTT Soeratin Cup U-17 2026 mempertemukan Nirwana 04 Nagekeo melawan Tiara Nusa berakhir imbang 2-2 di Stadion Gelora Samador, Rabu (30/7/2026). Kedua tim harus puas berbagi satu poin usai saling membalas gol hingga detik-detik injury time. Nirwana 04 Nagekeo tampil lebih agresif sejak awal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PERSPEKTIFNUSANTARA.COM</strong>, Maumere – Laga ketiga hari kelima Grup A Piala Gubernur NTT Soeratin Cup U-17 2026 mempertemukan Nirwana 04 Nagekeo melawan Tiara Nusa berakhir imbang 2-2 di Stadion Gelora Samador, Rabu (30/7/2026). Kedua tim harus puas berbagi satu poin usai saling membalas gol hingga detik-detik injury time.</p>
<p>Nirwana 04 Nagekeo tampil lebih agresif sejak awal dan berhasil membuka keunggulan pada menit ke-33 lewat Robertus Reban Ojan yang mengenakan nomor punggung 20. Skor 1-0 bertahan hingga masuk ke babak kedua.</p>
<p>Memasuki babak kedua, Tiara Nusa bangkit dan menyamakan kedudukan 1-1 pada menit ke-56 melalui Verminus Gonzales Rivaldo Rion, nomor punggung 9. Belum sempat Tiara Nusa membalikkan keadaan, Nirwana 04 Nagekeo kembali unggul 2-1 lewat Yohanes Igo Roda Geroda, pemain nomor punggung 4.</p>
<p>Saat pertandingan memasuki waktu tambahan, Tiara Nusa tak mau kalah. Di menit ke-90+2, Yohanes Adrianus Dopo dengan nomor punggung 8 berhasil mencetak gol penyeimbang, mengunci skor akhir menjadi 2-2 hingga wasit meniup peluit panjang.</p>
<p><strong>Evaluasi Mental dan Semangat</strong></p>
<p>Pelatih kepala Tiara Nusa, Poyen Marton, mengakui penampilan anak asuhnya hari ini belum sesuai harapan.</p>
<p>&#8220;Skena dan semangat pemain belum keluar sepenuhnya, seolah-olah kami sudah menang duluan sebelum pertandingan selesai. Itulah sepak bola, kami harus lapang dada menerima hasil ini,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia menambahkan, fokus utama evaluasi adalah soal mentalitas dan semangat bertanding. Menghadapi laga krusial melawan tuan rumah Persami Maumere, timnya berjanji akan tampil lebih siap secara mental dan berani bermain di bawah tekanan.</p>
<p>Tetap Optimis Hadapi Laga Berat</p>
<p>Sementara itu, Pelatih utama Nirwana 04 Nagekeo, Anno Kean, menyatakan timnya harus bekerja lebih keras lagi di dua laga tersisa demi meraih kemenangan.</p>
<p>&#8220;Secara pribadi hasil ini kami terima, namun kami sadar dua pertandingan ke depan melawan Bintang Timur Atambua dan Perse Ende tidaklah mudah. Kami tetap optimis segala sesuatu bisa terjadi asalkan kami disiplin dan menjalankan instruksi dengan benar,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Ia juga menyoroti kendala komunikasi saat pergantian pemain.</p>
<p>&#8220;Instruksi untuk pemain pengganti belum berjalan maksimal, perubahan yang dilakukan belum memberikan dampak sesuai rencana. Ini menjadi catatan penting kami untuk perbaikan di pertandingan berikutnya,&#8221; pungkas Anno Kean.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
