<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pentas Seni &#8211; Perspektif Nusantara</title>
	<atom:link href="https://www.perspektifnusantara.com/tag/pentas-seni/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.perspektifnusantara.com</link>
	<description>Nusantara Kritis, Indonesia Maju</description>
	<lastBuildDate>Sat, 23 May 2026 15:57:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.perspektifnusantara.com/wp-content/uploads/2025/03/favicon-150x150.png</url>
	<title>Pentas Seni &#8211; Perspektif Nusantara</title>
	<link>https://www.perspektifnusantara.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pentas Seni Jadi Ajang Solidaritas, Panitia Pembangunan Aula Paroki Renha Rosari Hale Hebing Gandeng Sekolah-Sekolah di Mapitara dan Bola</title>
		<link>https://www.perspektifnusantara.com/4534/pentas-seni-jadi-ajang-solidaritas-panitia-pembangunan-aula-paroki-renha-rosari-hale-hebing-gandeng-sekolah-sekolah-di-mapitara-dan-bola/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arnold Bewat]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 May 2026 15:56:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[Lensa Flores]]></category>
		<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Religius]]></category>
		<category><![CDATA[Keuskupan Maumere]]></category>
		<category><![CDATA[Paroki Renha Rosari Hale Hebing]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan Rumah Pastoran dan Aula Paroki]]></category>
		<category><![CDATA[Pentas Seni]]></category>
		<category><![CDATA[SDK Hale]]></category>
		<category><![CDATA[SDK Hebing]]></category>
		<category><![CDATA[SMAN I Bola]]></category>
		<category><![CDATA[SMP PGRI Lerohae]]></category>
		<category><![CDATA[SMPN I Mapitara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.perspektifnusantara.com/?p=4534</guid>

					<description><![CDATA[PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, MAUMERE – Semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat kembali terlihat dalam kegiatan pentas seni yang digelar Panitia Pembangunan rumah Pastoran dan Aula Paroki Renha Rosari Hale Hebing. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penggalangan dana pembangunan rumah pastoran dan aula paroki yang nantinya akan digunakan sebagai pusat kegiatan umat dan pembinaan generasi muda. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, MAUMERE</strong> – Semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat kembali terlihat dalam kegiatan pentas seni yang digelar Panitia Pembangunan rumah Pastoran dan Aula Paroki Renha Rosari Hale Hebing. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penggalangan dana pembangunan rumah pastoran dan aula paroki yang nantinya akan digunakan sebagai pusat kegiatan umat dan pembinaan generasi muda.</p>
<p>Pentas seni yang berlangsung meriah itu melibatkan sejumlah sekolah di wilayah Mapitara dan Bola, di antaranya SMAN Bola, SMP PGRI Lero Hae,  SMPN 1 Mapitara, SDK Hale, SDK Hebing, dan Stefanus Choir. Para siswa menampilkan beragam pertunjukan seni dan budaya seperti tarian daerah, paduan suara, musikalisasi puisi, hingga monolog yang menghibur masyarakat yang hadir.</p>
<p>Acara tersebut mendapat antusiasme tinggi dari umat dan masyarakat sekitar. Sejak sore hingga malam hari, halaman gereja dipenuhi warga yang datang untuk menyaksikan penampilan para pelajar sekaligus memberikan dukungan bagi pembangunan rumah pastoran dan  aula paroki.</p>
<p>Ketua Panitia Pembangunan Aula Paroki, Fr. Fidelis Talik, MSSCC., dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan pentas seni ini bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi bentuk nyata partisipasi bersama dalam mendukung pembangunan fasilitas gereja yang akan dipakai untuk kepentingan umat dan masyarakat luas.</p>
<p>“Aula ini nantinya akan menjadi tempat pembinaan iman, kegiatan OMK, pertemuan umat, hingga aktivitas sosial kemasyarakatan. Karena itu, pembangunan aula ini membutuhkan dukungan dan keterlibatan semua pihak,” ujarnya.</p>
<p>Pastor Paroki Paroki Renha Rosari Hale Hebing, Rd. Edwardus Dionisius Goa, Pr., dalam sambutannya juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia menilai pentas seni ini menjadi tanda nyata semangat persaudaraan dan kepedulian umat dalam membangun gereja secara bersama-sama.</p>
<p>“Kita bersyukur karena melalui kegiatan ini kita melihat semangat persatuan yang luar biasa. Anak-anak sekolah, para guru, orang tua, pemerintah, dan umat hadir bersama untuk mendukung pembangunan aula paroki ini,” ungkapnya.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa pembangunan aula bukan hanya soal membangun fisik bangunan, tetapi juga menghadirkan tempat yang dapat dipakai untuk pembinaan iman dan pengembangan generasi muda.</p>
<p>“Gereja harus menjadi rumah bersama yang menghadirkan sukacita, pendidikan iman, dan ruang pengembangan kreativitas anak-anak muda. Karena itu aula ini nantinya akan menjadi sarana penting bagi kehidupan umat,” katanya.</p>
<p>Pastor paroki juga mengajak umat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan tidak lelah mendukung pembangunan yang sedang berjalan.</p>
<p>“Kalau kita berjalan bersama, saling menopang, dan tetap menjaga persaudaraan, maka apa yang menjadi cita-cita bersama ini pasti bisa terwujud,” tambahnya.</p>
<p>Kehadiran Ketua DPRD Kabupaten Sikka, Stefanus Sumandi,S.Fil., turut memberi semangat tersendiri bagi panitia dan masyarakat. Dalam sambutannya, Stef menyampaikan sejumlah poin penting terkait nilai persatuan, pendidikan, dan budaya gotong royong dalam kehidupan masyarakat.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa pembangunan fasilitas gereja bukan hanya tanggung jawab panitia atau umat semata, tetapi menjadi bagian dari upaya bersama membangun kualitas kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.</p>
<p>“Pembangunan aula gereja ini bukan hanya membangun gedung fisik, tetapi juga membangun ruang perjumpaan, ruang pendidikan iman, dan ruang persaudaraan bagi masyarakat,” ungkapnya.</p>
<p>Selain itu, ia juga mengapresiasi keterlibatan sekolah-sekolah dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, partisipasi para pelajar menunjukkan bahwa generasi muda memiliki kepedulian terhadap kehidupan sosial, budaya, dan nilai-nilai kebersamaan.</p>
<p>“Kegiatan seperti ini sangat positif karena memberi ruang kepada anak-anak muda untuk mengekspresikan bakat seni sekaligus belajar tentang solidaritas dan kerja sama,” katanya.</p>
<p>Stefanus Sumandi juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga budaya gotong royong yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat di Kabupaten Sikka. Ia berharap semangat kebersamaan itu tetap hidup di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.</p>
<p>“Kalau kita bersatu, saling membantu, dan menjaga kebersamaan, maka pembangunan apa pun akan bisa diwujudkan. Gereja, sekolah, pemerintah, dan masyarakat harus berjalan bersama,” tambahnya.</p>
<p>Sementara itu, para penonton yang hadir tampak menikmati setiap penampilan yang dibawakan para siswa. Sorak tepuk tangan dan dukungan terus mengiringi pertunjukan yang berlangsung dengan penuh semangat dan kreativitas.</p>
<p>Kepala sekolah dan para guru pendamping dari masing-masing sekolah juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Mereka menilai pentas seni ini menjadi wadah positif bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas sekaligus menanamkan nilai kepedulian sosial sejak dini.</p>
<p>Dengan terselenggaranya kegiatan pentas seni ini, panitia berharap dana yang terkumpul dapat membantu mempercepat proses pembangunan aula Paroki Renha Rosari Hale Hebing. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan persaudaraan antara gereja, sekolah, pemerintah, dan masyarakat di wilayah Mapitara.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
