<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pelaku Pemukulan &#8211; Perspektif Nusantara</title>
	<atom:link href="https://www.perspektifnusantara.com/tag/pelaku-pemukulan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.perspektifnusantara.com</link>
	<description>Nusantara Kritis, Indonesia Maju</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Jul 2026 00:56:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.perspektifnusantara.com/wp-content/uploads/2025/03/favicon-150x150.png</url>
	<title>Pelaku Pemukulan &#8211; Perspektif Nusantara</title>
	<link>https://www.perspektifnusantara.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tragedi Berdarah di Hewokloang: Niat Cari Pelaku Pemukulan, Dua Pemuda Malah Ditikam, Satu Tewas Tragis</title>
		<link>https://www.perspektifnusantara.com/5426/tragedi-berdarah-di-hewokloang-niat-cari-pelaku-pemukulan-dua-pemuda-malah-ditikam-satu-tewas-tragis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Erwin Pitang]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Jul 2026 00:56:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Heopuat]]></category>
		<category><![CDATA[Dusun Heopuat]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Sikka]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Hewokloang]]></category>
		<category><![CDATA[Pelaku Pemukulan]]></category>
		<category><![CDATA[Perspektif Nusantara.com.]]></category>
		<category><![CDATA[Tragedi Berdarah di Hewokloang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.perspektifnusantara.com/?p=5426</guid>

					<description><![CDATA[PERSPEKTIFNUSANTARA.COM – Kasus penganiayaan berat kembali mengguncang wilayah hukum Kepolisian Resor (Polres) Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Berniat mencari keadilan atas kasus pemukulan sebelumnya, dua orang pemuda asal Kecamatan Waigete justru menjadi korban penikaman sadis. Satu di antaranya dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk yang parah. ​Peristiwa berdarah ini terjadi di Dusun Heopuat, Desa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PERSPEKTIFNUSANTARA.COM</strong> – Kasus penganiayaan berat kembali mengguncang wilayah hukum Kepolisian Resor (Polres) Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Berniat mencari keadilan atas kasus pemukulan sebelumnya, dua orang pemuda asal Kecamatan Waigete justru menjadi korban penikaman sadis. Satu di antaranya dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk yang parah.</p>
<p><a href="https://www.perspektifnusantara.com/">​Peristiwa berdarah ini terjadi di Dusun Heopuat</a>, Desa Heopuat, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka pada Jumat (10/07/2026) siang sekitar pukul 13.00 WITA.</p>
<p>​Kapolres Sikka melalui Kasi Humas Polres Sikka, Ipda Leonard Tunga, saat dikonfirmasi media membenarkan adanya laporan terkait dugaan tindak pidana penganiayaan berat yang berujung pada hilangnya nyawa seseorang tersebut.</p>
<p>​&#8221;Benar, kami telah menerima laporan resmi terkait dugaan tindak pidana penganiayaan berat yang terjadi di Desa Heopuat, Kecamatan Hewokloang. Laporan polisi secara resmi dibuat oleh pelapor berinisial AW (20), seorang ibu rumah tangga asal Igot, Desa Aibura, Kecamatan Waigete, pada Jumat malam sekitar pukul 21.16 WITA di SPKT Polsek Kewapante,&#8221; ujar Ipda Leonard Tunga kepada awak media.</p>
<h2>Kronologi Kejadian</h2>
<p><a href="https://www.perspektifnusantara.com/">​Ipda Leonard menjelaskan</a>, peristiwa tragis ini bermula dari adanya perselisihan sebelumnya. Salah satu korban berinisial F (26) sebelumnya diduga sempat dipukul oleh seseorang saat berada di Pasar Wairkoja. Berdasarkan informasi yang diperoleh, terduga pelaku pemukulan tersebut berdomisili di Desa Heopuat.<br />
​Didorong rasa tidak puas, korban F mengajak korban lainnya berinisial GH (27) serta beberapa rekan mereka untuk mendatangi Desa Heopuat dengan maksud mencari orang yang telah memukul F.</p>
<p>​&#8221;Sesampainya di lokasi kejadian di Heopuat, korban F, GH, dan rekan-rekannya bertemu dengan terlapor berinisial TK (36), yang berprofesi sebagai petani setempat. Mereka kemudian menanyakan perihal kejadian pemukulan yang terjadi di Pasar Wairkoja,&#8221; ungkap Kasi Humas Polres Sikka.</p>
<p>​Namun, dialog tersebut tidak berjalan mulus. Situasi di lokasi dengan cepat memanas hingga memicu keributan dan adu mulut yang hebat antara kedua belah pihak. Di tengah ketegangan yang memuncak, terlapor TK secara membabi buta mencabut sebilah pisau dan langsung menyerang para korban.</p>
<p>​&#8221;Saat keributan terjadi, pelaku TK melakukan penikaman menggunakan sebilah pisau terhadap dua orang korban. Korban F mengalami luka tusuk serius di dada sebelah kiri, sementara korban GH mengalami luka tusuk di bagian punggung,&#8221; jelas Ipda Leonard Tunga.</p>
<h3>​Satu Korban Tewas, Satu Kritis di RS</h3>
<p>​Akibat serangan senjata tajam tersebut, kedua korban langsung roboh dan bersimbah darah. Berdasarkan pemeriksaan medis dan saksi di lokasi, korban berinisial GH (27) mengalami luka yang sangat fatal hingga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.</p>
<p>​Sementara itu, korban F (26) yang mengalami luka tusuk di dada kiri dilaporkan dalam kondisi kritis namun berhasil dievakuasi tepat waktu. &#8220;Saat ini korban F sedang menjalani perawatan intensif di RSUD Dr. TC Hillers Maumere karena mengalami luka berat,&#8221; tambahnya.</p>
<p>​Pihak kepolisian juga telah mengantongi keterangan dari saksi mata di lokasi kejadian, salah satunya adalah ALR (62), seorang petani asal Ende yang kebetulan berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).</p>
<p>​Ipda Leonard Tunga menegaskan bahwa saat ini kepolisian dari Polsek Kewapante bersama Satreskrim Polres Sikka tengah melakukan penanganan intensif terhadap kasus ini. Pihaknya juga mengimbau kepada keluarga korban dan masyarakat luas agar tetap tenang dan mempercayakan penegakan hukum sepenuhnya kepada pihak kepolisian.</p>
<p>​&#8221;Kasus ini sedang dalam penanganan serius oleh penyidik. Kami meminta seluruh pihak, terutama keluarga korban, untuk menahan diri dan tidak melakukan aksi balas dendam. Berikan kesempatan kepada kepolisian untuk memproses hukum pelaku sesuai dengan aturan yang berlaku,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="https://www.perspektifnusantara.com/">Klik link ini untuk mendapatkan berita terbaru hanya di PerspektifNusantara.com.</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
