<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mengigau &#8211; Perspektif Nusantara</title>
	<atom:link href="https://www.perspektifnusantara.com/tag/mengigau/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.perspektifnusantara.com</link>
	<description>Nusantara Kritis, Indonesia Maju</description>
	<lastBuildDate>Wed, 13 May 2026 00:30:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.perspektifnusantara.com/wp-content/uploads/2025/03/favicon-150x150.png</url>
	<title>Mengigau &#8211; Perspektif Nusantara</title>
	<link>https://www.perspektifnusantara.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dituding Menerima  Suap 5 Juta dalam Kasus Noni, Ayah Dio Mengaku Sakit dan Mengigau</title>
		<link>https://www.perspektifnusantara.com/4282/dituding-menerima-suap-5-juta-dalam-kasus-noni-ayah-dio-mengaku-sakit-dan-mengigau/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Erwin Pitang]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2026 00:30:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lainnya]]></category>
		<category><![CDATA[5 Juta]]></category>
		<category><![CDATA[Halu]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Noni]]></category>
		<category><![CDATA[Kompol Marselus Yugo Amboro]]></category>
		<category><![CDATA[maumere]]></category>
		<category><![CDATA[Mengigau]]></category>
		<category><![CDATA[perspektifnusantara.com]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Sikka]]></category>
		<category><![CDATA[S.I.K]]></category>
		<category><![CDATA[Tudingan Suap]]></category>
		<category><![CDATA[Wakapolres Sikka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.perspektifnusantara.com/?p=4282</guid>

					<description><![CDATA[PERSPEKTIFNUSANTARA.COM – Kepolisian Resor (Polres) Sikka merespons tudingan miring terkait dugaan suap sebesar Rp 5 juta yang menyeret salah satu oknum penyidik Satuan Reserse Kriminal (Reskrim). Tudingan ini sebelumnya mencuat dalam aksi damai Forum 10 Suku dan keluarga almarhumah Noni pada Senin (11/5). Wakapolres Sikka, Kompol Marselus Yugo Amboro, S.I.K., menegaskan bahwa pihaknya telah menerjunkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PERSPEKTIFNUSANTARA.COM</strong> – Kepolisian Resor (Polres) Sikka merespons tudingan miring terkait dugaan suap sebesar Rp 5 juta yang menyeret salah satu oknum penyidik Satuan Reserse Kriminal (Reskrim). Tudingan ini sebelumnya mencuat dalam aksi damai Forum 10 Suku dan keluarga almarhumah Noni pada Senin (11/5).</p>
<p>Wakapolres Sikka, Kompol Marselus Yugo Amboro, S.I.K., menegaskan bahwa pihaknya telah menerjunkan tim Profesi dan Pengamanan (Propam) untuk mendalami kebenaran informasi tersebut sejak Selasa (12/5) pagi.</p>
<p>Hasil Pemeriksaan, berdasarkan poin ke-16 pernyataan sikap Forum 10 Suku, dugaan aliran dana tersebut bersumber dari keterangan Lukas Lado dan anaknya, Dio.</p>
<p>Namun, setelah dilakukan pengambilan keterangan oleh Propam sekitar pukul 09.00 WITA, muncul fakta mengejutkan. Istri dari Lukas Lado menyatakan bahwa suaminya tidak pernah melihat penyidik menerima uang sebagaimana yang dituduhkan.</p>
<p>Menurutnya, pernyataan sang suami dipicu oleh kondisi kesehatan mental yang tidak stabil.</p>
<p>&#8220;Mohon maaf suami saya ini sudah sakit, kami didiagnosa mengalami halu,&#8221; ujar Kompol Marselus menirukan pernyataan istri Lukas Lado saat ditemui di Mapolres Sikka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>*Pengakuan &#8220;Mengigau&#8221; dan Kondisi Medis*</h2>
<p>Dalam pemeriksaan tersebut, Lukas Lado sendiri mengakui bahwa informasi mengenai suap tersebut hanyalah igauan semata yang kemudian didengar oleh anaknya.</p>
<p>&#8220;Saya juga nggak tahu ni, saya bangun pagi saya langsung mengigau kalau si penyidik ini terima uang lalu didengarlah sama anaknya,&#8221; ungkap Wakapolres mengutip pengakuan Lukas Lado.</p>
<p>Terkait kondisi medis saksi, Kompol Marselus menjelaskan bahwa Lukas Lado memang dalam masa pengobatan dokter, meski pihaknya belum bisa memastikan tingkat keparahan depresinya.</p>
<p>&#8220;Kalau dibilang depresi ringan berat sedang, saya tidak tahu ya, saya belum mendalami, tetapi informasinya yang bersangkutan mengkonsumsi obat dan dikasih sama dokter,&#8221; pungkas Wakapolres Sikka.</p>
<p>Polres Sikka menegaskan tidak akan menutup-nutupi kasus ini dan mempersilakan pihak luar untuk melakukan cross-check langsung kepada yang bersangkutan.</p>
<p>Kompol Marselus menjamin bahwa institusinya tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk rekayasa kasus.</p>
<p>&#8220;Kami tidak ada toleransi terhadap rekayasa kasus. Setiap ada informasi yang bersifat membangun, kami langsung tindaklanjuti,&#8221; ujar dia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="https://www.perspektifnusantara.com/">Klik link ini untuk mendapatkan informasi terbaru hanya di PerspektifNusantara.com.</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
