<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Maria Bunda Segala Bangsa &#8211; Perspektif Nusantara</title>
	<atom:link href="https://www.perspektifnusantara.com/tag/maria-bunda-segala-bangsa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.perspektifnusantara.com</link>
	<description>Nusantara Kritis, Indonesia Maju</description>
	<lastBuildDate>Wed, 13 May 2026 01:16:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.perspektifnusantara.com/wp-content/uploads/2025/03/favicon-150x150.png</url>
	<title>Maria Bunda Segala Bangsa &#8211; Perspektif Nusantara</title>
	<link>https://www.perspektifnusantara.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Launching Perayaan Pesta Perak Seminari BSB Maumere: Pater Vikjen Keuskupan Maumere Ajak Seminaris Hayati Remember, Rejoice dan Renew</title>
		<link>https://www.perspektifnusantara.com/4285/launching-perayaan-pesta-perak-seminari-bsb-maumere-pater-vikjen-keuskupan-maumere-ajak-seminaris-hayati-remember-rejoice-dan-renew/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arnold Bewat]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2026 01:16:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[Religius]]></category>
		<category><![CDATA[Keuskupan Maumere]]></category>
		<category><![CDATA[Maria Bunda Segala Bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[Mgr. Edwaldus Martinus Sedu]]></category>
		<category><![CDATA[RP. Buyung O'Carm]]></category>
		<category><![CDATA[Seminari BSB]]></category>
		<category><![CDATA[Uskup Maumere]]></category>
		<category><![CDATA[Vikaris Jenderal]]></category>
		<category><![CDATA[Vikjen Keuskupan Maumere]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.perspektifnusantara.com/?p=4285</guid>

					<description><![CDATA[PERSPEKTIFNUSANTARA. COM- Seminari BSB-Mgr. Edwaldus Martinus Sedu, Uskup Keuskupan Maumere resmi membuka Perayaan menjelang 25 Tahun Seminari Maria Bunda Segala Bangsa Maumere pada Minggu/10/05/2026, Pukul 17.15 WITA. Perayaan Launching ini diawali dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin langsung oleh Mgr. Edwaldus dan dihadiri beberapa imam konselbran. Bertemakan “Berakar dalam Iman, Dibaharui dalam Kasih, Bercahaya di tengah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PERSPEKTIFNUSANTARA. COM- </strong>Seminari BSB-Mgr. Edwaldus Martinus Sedu, Uskup Keuskupan Maumere resmi membuka Perayaan menjelang 25 Tahun Seminari Maria Bunda Segala Bangsa Maumere pada <em>Minggu/10/05/2026,</em> Pukul 17.15 WITA.</p>
<p>Perayaan Launching ini diawali dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin langsung oleh Mgr. Edwaldus dan dihadiri beberapa imam konselbran. Bertemakan “Berakar dalam Iman, Dibaharui dalam Kasih, Bercahaya di tengah pengharapan&#8221; (Yoh 14:15-21), perayaan sukacita ini berlangsung dalam nuansa kekeluargaan. Hadir pada momen ini, para seminaris, para guru, pegawai, para tamu undangan dan para alumni turut mengikuti segala rangkaian acara ini.</p>
<p>Sebagai rumah persemaian calon imam milik Keuskupan Maumere, Seminari BSB berkomitmen untuk terus membaharui diri di tengah tantangan dunia dewasa ini yang semakin terbuka, canggih dan modern.</p>
<p><strong>Pater Vikjen Keuskupan Maumere: Seminaris Harapan Gereja dan Masyarakat</strong></p>
<p>Pater Buyung O’Carm, Vikaris Jenderal Keuskupan Maumere dalam sambutannya mengingatkan momen acara launching 25 Tahun Seminari BSB tidak hanya sebatas acara formalitas saja, melainkan kesempatan untuk kembali melihat dan bercermin diri.</p>
<p>Ia mengangkat tiga poin penting di antaranya, “Remember, Rejoice dan Renew”.</p>
<p>Pertama, Remember/Mengenang dan mengingat kembali Jejak Kasih Tuhan. Kita mengenang kembali perjalanan sejarah berdirinya Seminari BSB ini.</p>
<p>“Dulu Seminari Pertama itu di kampung Sikka, dan kemudian dipindahkan ke Mataloko, dan hari ini kita di Maumere sudah punya seminari menengah yang sudah masuk 25 tahun. Ini adalah jawaban kerinduan orang Maumere supaya punya benih-benih calon imam yang unggul”, tutur Pater Buyung. Lanjutnya, “Ini bukan sekadar nostalgia, tapi ziarah iman untuk melihat tangan Tuhan yang bekerja,” Pater Buyung, O’Carm.</p>
<p>Kedua, Rejoice: Bersukacita dalam Rasa Syukur. Perayaan Launching 25 Tahun merupakan kesempatan untuk merayakan perjalanan yang begitu mendewasakan sejak berdirinya lembaga ini di tengah-tengah kota Maumere.</p>
<p>“Sebagai ungkapan rasa syukur, kiranya seluruh rangkaian perayaan dan kegiatan menjelang 25 tahun mesti dikemas dalam rasa syukur yang begitu mendalam dengan aneka kegiatan-kegiatan positif yang akan dibuat ke depannya”, ungkap Pater Vikjen.</p>
<p>Ketiga, Renew: Saat untuk Membaharui Diri</p>
<p>“Perayaan ini menjadi saat untuk bersukacita sekaligus membaharui komitmen”, tuturnya.</p>
<p style="text-align: left;">“Now is the time to renew.” Saat ini adalah waktu untuk membaharui semangat panggilan. Perayaan ini bukan titik akhir, melainkan undangan untuk melangkah lebih dalam. Para seminaris diajak meneguhkan kembali janji untuk setia belajar, berdoa, dan melayani. Selain itu juga, seminaris mesti menyadari dirinya sebagai harapan Gereja dan Masyarakat.</p>
<p>Dengan dibukanya Launching Perayaan 25 Tahun Seminari Menengah St. Maria Bunda Segala Bangsa Maumere, maka segala kegiatan menuju perayaan Puncak di tanggal 27 Oktober 2026 segera dimulai.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Launching 25 Tahun Seminari BSB Maumere, Mgr. Ewald Tegaskan Pentingnya Menghidupi Iman dan Bertumbuh Menjadi Manusia Utuh</title>
		<link>https://www.perspektifnusantara.com/4250/launching-25-tahun-seminari-bsb-maumere-mgr-ewald-tegaskan-pentingnya-menghidupi-iman-dan-bertumbuh-menjadi-manusia-utuh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arnold Bewat]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2026 16:39:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Religius]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Keuskupan Maumere]]></category>
		<category><![CDATA[Lounching 25 Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Maria Bunda Segala Bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[Seminari Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Seminari Maria Bunda Segala Bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[Uskup Maumere]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.perspektifnusantara.com/?p=4250</guid>

					<description><![CDATA[PERSPEKTIFNUSANTARA.COM&#8211; Seminari Bunda Segala Bangsa (BSB) Maumere resmi meluncurkan (launching) pembukaan perayaan menyongsong usianya yang 25 tahun, Minggu, (11/5/26). Kegiatan ini diawali dengan perayaan ekaristi yang dipimpin Uskup Maumere, Mgr. Ewaldus Martinus Sedu, didampingi empat belas imam. Perayaan yang menandakan pembukaan berbagai perhelatan akbar menyongsong 25 tahun lembaga ini mengusung tema, &#8220;Berakar dalam Iman, Dibaharui [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PERSPEKTIFNUSANTARA.COM</strong>&#8211; Seminari Bunda Segala Bangsa (BSB) Maumere resmi meluncurkan (launching) pembukaan perayaan menyongsong usianya yang 25 tahun, Minggu, (11/5/26). Kegiatan ini diawali dengan perayaan ekaristi yang dipimpin Uskup Maumere, Mgr. Ewaldus Martinus Sedu, didampingi empat belas imam.</p>
<p>Perayaan yang menandakan pembukaan berbagai perhelatan akbar menyongsong 25 tahun lembaga ini mengusung tema, &#8220;Berakar dalam Iman, Dibaharui oleh Kasih, Bercahaya di Tengah Pengharapan&#8221;.</p>
<p>Mgr. Ewald dalam khotbahnya menegaskan pentingnya menghidupi iman di tengah tantangan dunia dewasa ini. “Seminari hendaknya menjadi tempat di mana para seminaris tidak hanya diajarkan pandai mengajarkan iman tetapi juga menghidupi iman,” ungkapnya. Iman, baginya, tidak soal kata-kata indah tetapi kesaksian hidup yang nyata.</p>
<p>Kesaksian ini, lanjut Mgr. Ewald, menjadi tugas bersama semua pihak. “Baik para seminaris maupun para formator, menghidupi iman adalah tantangan semua kita dewasa ini,” ungkapnya.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Mgr. Ewald juga berpesan agar seminari menjadi lembaga persemaian benih panggilan. “Seminari ini tidak saja menjadi tempat orang belajar menjadi imam tetapi juga tempat orang bertumbuh menjadi manusia yang utuh,” ungkapnya.</p>
<p>Keseimbangan hidup dalam aspek-aspek formasi, lanjutnya, adalah fokus pendidikan imam masa kini. Ketangguhan spiritual, akademik, dan mental bagi Mgr. Ewald merupakan bagian yang tak terpisahkan.</p>
<p>Sebagai Lembaga yang bernaung di bawah Bunda Segala Bangsa, Mgr. Ewald juga mengharapkan perwujudan keutamaan-keutamaan Maria dalam proses formasi. “Lembaga ini hendaknya membentuk para seminaris agar tidak menjadi pusat perhatian melainkan alat Roh Kudus,” pungkasnya.</p>
<p>Acara launching dihadiri para imam dan frater alumni Seminari BSB, para pimpinan lembaga Pendidikan Katolik, Ketua Sanpukat Maumere dan para mitra kerja. Di akhir kegiatan, para alumni dan para pimpinan lembaga diberikan kesempatan untuk sharing gagasan dan mengungkapkan pesan-kesan.</p>
<p>Ketua Sanpukat Maumere, RD. Yulius Heribertus mengatakan Seminari BSB adalah rekan kerja yang turut memajukan pendidikan di Sikka.</p>
<p>“Sebagai lembaga yang berada di bawah Sanpukat Maumere, Seminari ini telah menunjukkan kualitas, tetapi dengan berbagai hal yang perlu dikembangkan lebih lanjut,” ungkapnya.</p>
<p>Sedangkan alumni Angkatan pertama, RP. Maget, O. Carm mengisahkan perubahan yang dilihatnya pada almamater. “Saya pernah menjadi siswa di sini, pernah juga bekerja sebagai imam di sini. Ada banyak perubahan. Saya optimis, BSB akan berkembang ke depannya,” ungkap imam Carmel ini.</p>
<p>Praeses Seminari BSB, RD. Martoni Tangi dalam sambutannya menegaskan bahwa lembaga ini memerlukan evaluasi berkala. Ia mengungkapkan bahwa Seminari perlu mempertegas keunikannya di tengah tantangan dunia dewasa ini.</p>
<p>“Ada banyak hal yang perlu menjadi evaluasi demi kebaikan lembaga ini. Ini adalah lembaga calon imam. Kesadaran ini yang perlu kita jaga bersama,” pungkasnya.</p>
<p>Seminari BSB merupakan lembaga Pendidikan Calon Imam termuda di Nusa Tenggara. Lembaga ini didirikan oleh Mgr. Abdon Longginus Da Cunha pada 27 Oktober 2022.</p>
<p>Hingga kini, Seminari BSB telah menghasilkan belasan imam Katolik yang berkarya di Gereja lokal maupun di berbagai penjuru dunia. Perayaan puncak 25 tahun akan terjadi pada tahun 27 Oktober 2027 mendatang.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
