<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Letjen TNI Suharyanto &#8211; Perspektif Nusantara</title>
	<atom:link href="https://www.perspektifnusantara.com/tag/letjen-tni-suharyanto/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.perspektifnusantara.com</link>
	<description>Nusantara Kritis, Indonesia Maju</description>
	<lastBuildDate>Tue, 18 Aug 2026 14:46:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.perspektifnusantara.com/wp-content/uploads/2025/03/favicon-150x150.png</url>
	<title>Letjen TNI Suharyanto &#8211; Perspektif Nusantara</title>
	<link>https://www.perspektifnusantara.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pulihkan Rumah Terdampak Gempa Flores, BNPB Siapkan Bantuan Dana Hingga Hunian Sementara bagi Warga Terdampak</title>
		<link>https://www.perspektifnusantara.com/5837/pulihkan-rumah-terdampak-gempa-flores-bnpb-siapkan-bantuan-dana-hingga-hunian-sementara-bagi-warga-terdampak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Erwin Pitang]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 14:46:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Lensa Flores]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Bumi Flores]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI]]></category>
		<category><![CDATA[Letjen TNI Suharyanto]]></category>
		<category><![CDATA[perspektifnusantara.com]]></category>
		<category><![CDATA[Pos Komando Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik BPBD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.perspektifnusantara.com/?p=5837</guid>

					<description><![CDATA[PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, MAUMERE — Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Letjen TNI Suharyanto, menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mempercepat pemulihan tempat tinggal bagi warga terdampak gempa bumi tektonik di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam konferensi pers yang digelar di Pos Komando Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik BPBD Kabupaten Sikka, Selasa (18/8/2026), BNPB mengumumkan skema bantuan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PERSPEKTIFNUSANTARA.COM</strong>, MAUMERE — Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Letjen TNI Suharyanto, menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mempercepat pemulihan tempat tinggal bagi warga terdampak gempa bumi tektonik di Nusa Tenggara Timur (NTT).</p>
<p>Dalam konferensi pers yang digelar di Pos Komando Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik BPBD Kabupaten Sikka, Selasa (18/8/2026), BNPB mengumumkan skema bantuan perbaikan rumah serta dana hunian agar masyarakat tidak terlalu lama bertahan di tenda pengungsian.</p>
<p>Proses pendataan kerusakan bangunan mulai berjalan sejajar dengan penanganan tanggap darurat. Pemerintah menyiapkan bantuan stimulan stimulan sebesar Rp15 juta untuk rumah rusak ringan (RR) dan Rp30 juta untuk rumah rusak sedang (RS). Dana tersebut akan disalurkan langsung ke rekening penerima dan diprioritaskan untuk pembelian bahan bangunan.</p>
<p>&#8220;Lebih cepat lebih baik agar warga bisa segera bergeser kembali ke rumahnya. Dana bantuan akan ditransfer ke rekening warga, namun pengambilannya harus dipastikan untuk belanja material bangunan,&#8221; ujar Suharyanto.</p>
<p>Sementara bagi warga yang rumahnya mengalami rusak berat (RB), pemerintah menyiapkan dua opsi selama masa pembangunan hunian tetap (huntap),<br />
bantuan sewa senilai Rp 600.000 per bulan yang dibayarkan sekaligus untuk 3 bulan (total Rp1,8 juta) bagi warga yang memilih menumpang di rumah kerabat.</p>
<p>Opsi berikut yakni pembangunan huntara mandiri atau komunal di lahan milik warga maupun lokasi yang disepakati jika tidak memiliki kerabat penampung.</p>
<p>Selain fokus pada pemukiman warga, pemulihan fasilitas publik juga dibagi lintas kementerian. Kementerian PU menangani jalan, fasilitas pendidikan, dan gedung pemerintahan, sementara fasilitas ibadah akan direhabilitasi oleh Kementerian Agama. BNPB juga bersiap menyalurkan tenda sekolah darurat serta rumah sakit lapangan jika dibutuhkan.</p>
<p>Letjen TNI Suharyanto mengungkapkan bahwa kepanikan sempat terjadi di beberapa daerah seperti Manggarai, Ngada, dan Nagekeo akibat beredarnya informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, bahkan membuat para nelayan di Nagekeo enggan melaut.</p>
<p>&#8220;Pola gempa susulan ini akan berlangsung terus dan kondisi diperkirakan baru akan stabil 2 hingga 3 minggu ke depan. Berdasarkan pengalaman historis seperti di Sigi, Aceh, hingga Fukushima, setelah gempa utama tidak ada lagi gempa susulan yang lebih besar. Kita harus tenang karena kita punya ilmunya,&#8221; tegas Suharyanto.</p>
<p>Hingga Selasa (18/8/2026) pukul 17.00 WITA, tercatat sebanyak 2.336 gempa susulan dengan magnitudo terbesar 6,2 dan terkecil 1,3. Dari jumlah tersebut, 72 gempa dirasakan oleh masyarakat dan 24 di antaranya memiliki magnitudo di atas 5,0.</p>
<p>Hingga Selasa sore pukul 17.00 WITA, tercatat 2.336 gempa susulan dengan 72 kali guncangan yang dirasakan. Kepala BNPB mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak terpengaruh hoaks terkait isu tsunami atau gempa susulan yang lebih besar, mengingat pola gempa diperkirakan mereda dalam 2 hingga 3 minggu ke depan. Seluruh proses penanganan kini terkoordinasi melalui Satgas Nasional dan dua posko wilayah di Maumere serta Labuan Bajo.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="https://www.perspektifnusantara.com/">Klik link ini untuk mendapatkan berita terbaru hanya di PerspektifNusantara.com.</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
