<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kementerian Pertanian &#8211; Perspektif Nusantara</title>
	<atom:link href="https://www.perspektifnusantara.com/tag/kementerian-pertanian/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.perspektifnusantara.com</link>
	<description>Nusantara Kritis, Indonesia Maju</description>
	<lastBuildDate>Fri, 15 May 2026 14:28:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.perspektifnusantara.com/wp-content/uploads/2025/03/favicon-150x150.png</url>
	<title>Kementerian Pertanian &#8211; Perspektif Nusantara</title>
	<link>https://www.perspektifnusantara.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Semangat Kemandirian Desa Hebing, BUMDES “Nura Ne” Kembangkan Hortikultura dan Buka Peluang Ekonomi Warga</title>
		<link>https://www.perspektifnusantara.com/4336/semangat-kemandirian-desa-hebing-bumdes-nura-ne-kembangkan-hortikultura-dan-buka-peluang-ekonomi-warga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arnold Bewat]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 May 2026 14:28:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi & Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Usaha Milik Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Hebing]]></category>
		<category><![CDATA[Holtikultura]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.perspektifnusantara.com/?p=4336</guid>

					<description><![CDATA[PERSPEKTIFNUSANTARA. COM- MAUMERE, Desa Hebing, Kecamatan Mapitara, terus menunjukkan semangat kemandirian ekonomi melalui pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) “Nura Ne”. BUMDES yang dibentuk oleh masyarakat desa ini hadir sebagai wadah untuk mengelola potensi lokal, khususnya di sektor pertanian hortikultura, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ekonomi desa. BUMDES “Nura Ne” saat ini dipimpin oleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PERSPEKTIFNUSANTARA. COM- MAUMERE</strong>, Desa Hebing, Kecamatan Mapitara, terus menunjukkan semangat kemandirian ekonomi melalui pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) “Nura Ne”. BUMDES yang dibentuk oleh masyarakat desa ini hadir sebagai wadah untuk mengelola potensi lokal, khususnya di sektor pertanian hortikultura, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ekonomi desa.</p>
<p>BUMDES “Nura Ne” saat ini dipimpin oleh Direktur Susantri Hada Inda, didampingi Sekretaris Silvestra N.D. Nua, Bendahara Adelheid Lite Aran, serta Manajer Unit Usaha Imanuel Tena. Dalam pengembangannya, BUMDES fokus pada unit usaha budidaya tanaman hortikultura seperti tomat, cabai, buncis, dan pepaya California.</p>
<p>Pemerintah Desa Hebing juga menunjukkan dukungan serius terhadap pengembangan usaha tersebut melalui penyertaan modal tahun 2025 sebesar Rp61.621.800 yang digunakan untuk modal usaha sekaligus biaya operasional. Selain itu, desa turut mendukung melalui penyediaan aset berupa satu unit hand traktor dan dua buah profil tank berkapasitas 2.200 liter.</p>
<p>Sekretaris Desa Hebing, Frengkianus Kora, menjelaskan bahwa pembentukan dan pengembangan BUMDES “Nura Ne” merupakan langkah strategis desa dalam menciptakan sumber ekonomi baru yang dikelola langsung oleh masyarakat.</p>
<p>Menurutnya, sektor pertanian dipilih karena memiliki potensi besar dan sesuai dengan kondisi geografis Desa Hebing yang sebagian besar masyarakatnya menggantungkan hidup pada bidang pertanian. Ia berharap keberadaan BUMDES dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat.</p>
<p>“BUMDES ini bukan hanya soal usaha semata, tetapi menjadi wadah pemberdayaan masyarakat. Kita ingin masyarakat desa bisa mandiri, memiliki pendapatan tambahan, dan mampu mengelola potensi desa secara bersama-sama,” ujarnya.</p>
<p>Dalam pelaksanaannya, usaha budidaya hortikultura yang dijalankan BUMDES “Nura Ne” dilakukan dengan menerapkan prinsip pertanian yang baik. Mulai dari pemilihan bibit unggul, pengolahan lahan, pemeliharaan tanaman, hingga proses panen dan pasca panen dilakukan secara terencana agar menghasilkan produk pertanian yang berkualitas.</p>
<p>Komoditas cabai dan tomat menjadi fokus utama karena memiliki permintaan pasar yang cukup tinggi. Selain itu, pengembangan tanaman buncis dan pepaya California juga mulai diarahkan sebagai bagian dari diversifikasi usaha pertanian desa.</p>
<p>Penyuluh Pertanian Kecamatan Mapitara, Kasianus Ade Manuhutu, SST., mengapresiasi langkah Pemerintah Desa Hebing dan pengelola BUMDES yang berani membangun usaha produktif berbasis pertanian.</p>
<p>Ia menilai peluang pasar untuk produk hortikultura saat ini sangat menjanjikan, terutama untuk mendukung kebutuhan bahan pangan dalam berbagai program pemerintah maupun kebutuhan pasar umum.</p>
<p>Kasianus menegaskan bahwa usaha pertanian yang sedang dikembangkan BUMDES “Nura Ne” perlu dijaga keberlanjutannya dan tidak berhenti hanya pada satu periode tanam saja.</p>
<p>“Harapan ke depan usaha ini harus berkelanjutan, bukan hanya sampai pada periode tanam ini saja. Peluang pasar sangat bagus, terutama berkaitan dengan kebutuhan bahan baku untuk program MBG yang tentu membutuhkan banyak bahan pangan seperti tomat, buncis, pepaya, semangka dan lainnya,” ungkapnya.</p>
<p>Menurutnya, keberlanjutan program menjadi kunci utama keberhasilan BUMDES dalam membangun ekonomi desa. Dengan pengelolaan yang baik, usaha hortikultura dapat menjadi sumber pendapatan tetap bagi desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal.</p>
<p>Selain mendukung ketahanan pangan, kehadiran BUMDES “Nura Ne” juga mulai memberikan dampak sosial bagi masyarakat. Warga yang sebelumnya belum memiliki pekerjaan tetap kini mulai terlibat dalam kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan hingga panen hasil pertanian.</p>
<p>Kondisi tersebut dinilai menjadi bukti nyata bahwa desa mampu membangun kekuatan ekonomi dari potensi yang dimiliki sendiri. Kreativitas dan semangat gotong royong masyarakat menjadi modal penting dalam mendorong kemajuan desa melalui sektor pertanian.</p>
<p>BUMDES “Nura Ne” diharapkan ke depan mampu memperluas pemasaran hasil panen hingga ke pasar yang lebih luas di luar wilayah Kecamatan Mapitara. Dengan kualitas hasil panen yang terjaga dan dukungan pemerintah desa serta penyuluh pertanian, usaha hortikultura Desa Hebing diyakini memiliki prospek cerah.</p>
<p>Keberadaan BUMDES ini sekaligus menjadi contoh bagaimana desa dapat membangun kemandirian ekonomi melalui pengelolaan potensi lokal secara terorganisir. Dengan dukungan masyarakat dan pengelolaan yang profesional, Desa Hebing optimistis sektor hortikultura dapat menjadi salah satu kekuatan ekonomi baru yang berkelanjutan bagi masyarakat desa.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
