<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kantor Camat &#8211; Perspektif Nusantara</title>
	<atom:link href="https://www.perspektifnusantara.com/tag/kantor-camat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.perspektifnusantara.com</link>
	<description>Nusantara Kritis, Indonesia Maju</description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 Apr 2026 08:53:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.perspektifnusantara.com/wp-content/uploads/2025/03/favicon-150x150.png</url>
	<title>Kantor Camat &#8211; Perspektif Nusantara</title>
	<link>https://www.perspektifnusantara.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bertahun tahun Ditinggalkan, Warga Inisiatif Bersihkan Lapangan dan Rumah Jabatan Kantor Camat Mapitara</title>
		<link>https://www.perspektifnusantara.com/3554/bertahun-tahun-ditinggalkan-warga-inisiatif-bersihkan-lapangan-dan-rumah-jabatan-kantor-camat-mapitara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nof]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 06:33:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Kantor Camat]]></category>
		<category><![CDATA[Mapitara]]></category>
		<category><![CDATA[perspektifnusantara.com]]></category>
		<category><![CDATA[Sikka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.perspektifnusantara.com/?p=3554</guid>

					<description><![CDATA[PERSPEKTIFNUSANTARA.COM &#8211; Warga Mapitara di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur berinsiatif membersihkan lapangan dan rumah jabatan Kantor Camat Mapitara, 21 April 2026. Menurut kesaksian warga setempat kepada media ini, Rujab tersebut telah lama ditinggalkan alias tak dihuni. Warga yang melihat kondisi tersebut berupaya membersihkannya agar elok dipandang dan layak ditinggali. Beberapa potongan video yang dikirimkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PERSPEKTIFNUSANTARA.COM &#8211;</strong> Warga Mapitara di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur <a href="https://www.perspektifnusantara.com/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-21-at-14.11.04.jpeg">berinsiatif</a> membersihkan lapangan dan rumah jabatan Kantor Camat Mapitara, 21 April 2026.</p>
<p>Menurut kesaksian warga setempat kepada media ini, Rujab tersebut telah lama ditinggalkan alias tak dihuni.</p>
<p>Warga yang melihat kondisi tersebut berupaya <a href="https://www.perspektifnusantara.com/">membersihkannya</a> agar elok dipandang dan layak ditinggali.</p>
<p>Beberapa potongan video yang dikirimkan kepada media ini memperlihatkan warga yang bergotong royong membersihkan rumah jabatan tersebut.</p>
<p>Lapangan yang dipenuhi semak belukar seketika berubah menjadi sebuah area yang begitu luas karena telah bersih dari tanaman liar yang tumbuh di atasnya.</p>
<p>Salah seorang warga, Arnol mengapresiasi inisiatif warga yang secara mandiri <a href="https://www.perspektifnusantara.com/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-21-at-14.11.04.jpeg">mau</a> membersihkan bangunan negara tersebut.</p>
<p>&#8220;Hal ini merupakan bentuk kecintaan <a href="https://www.perspektifnusantara.com/">masyarakat</a> terhadap pemerintah. Bahwa yang dibangun pemerintah perlu dan patut untuk dijaga dan dilestarikan,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Ia berharap bahwa, fasilitas tersebut harus dijaga bersama tak hanya oleh pemerintah saja tetapi masyarakat juga perlu terlibat aktif menjaganya.</p>
<p>&#8220;Negara adalah masyarakat. Masyarakat adalah kita. Maka mari kita saling menjaga. Menjaga diri kita, sesama kita, dan tempat yang kita tinggali,&#8221; tuturnya..</p>
<h2><strong>Profil Mapitara</strong></h2>
<p>Untuk diketahui, Kecamatan Mapitara merupakan salah satu wilayah terluar di Kabupaten Sikka. Letaknya tepat di belakang Gunung Egon. Salah satu gunung berapi aktif di Kabupaten Sikka.</p>
<p>Kecamatan ini berjarak sekitar 41 kilometer dari ibu kota Kabupaten Sikka ke arah tenggara melalui Kecamatan Bola. Pusat pemerintahannya berada di Desa Hebing. Wilayah kecamatan Mapitara terletak di bagian selatan kabupaten Sikka.</p>
<p>Wilayah ini berbatasan dengan Kecamatan Waigete (Utara dan Timur), Laut Sawu (Selatan) dan Kecamatan Doreng (Barat).</p>
<p>Terdapat empat desa yakni Desa Egon Gahar, Natakoli, Hebing dan Hale.</p>
<p>Potensi Wisatanya yakni Gunung Egon di Desa Egon Gahar, Pantai Magemoat di Desa Natakoli, Air terjun Murun Bratat di Desa Hebing, Air terjun Waiara di Desa Hebing dan Air panas Blidit di Desa Egon Gahar. (AB)</p>
<p>Klik Link Ini Untuk Berita Terbaru hanya di <a href="https://www.perspektifnusantara.com/">Google News</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
