<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kabupaten Flores Timur &#8211; Perspektif Nusantara</title>
	<atom:link href="https://www.perspektifnusantara.com/tag/kabupaten-flores-timur/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.perspektifnusantara.com</link>
	<description>Nusantara Kritis, Indonesia Maju</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Jun 2026 13:37:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.perspektifnusantara.com/wp-content/uploads/2025/03/favicon-150x150.png</url>
	<title>Kabupaten Flores Timur &#8211; Perspektif Nusantara</title>
	<link>https://www.perspektifnusantara.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dana Desa Flores Timur dan Lembata Cair 100 Persen, Percepat Pembangunan dan Pengentasan Kemiskinan di Desa</title>
		<link>https://www.perspektifnusantara.com/5072/dana-desa-flores-timur-dan-lembata-cair-100-persen-percepat-pembangunan-dan-pengentasan-kemiskinan-di-desa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arnold Bewat]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2026 13:37:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Flores Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Flores Timur]]></category>
		<category><![CDATA[KPPN Larantuka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.perspektifnusantara.com/?p=5072</guid>

					<description><![CDATA[PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, LARANTUKA, Juni 2026 – Kabar menggembirakan datang dari wilayah Flores Timur dan Lembata. Penyaluran Dana Desa Tahap I Tahun Anggaran 2026 telah mencapai 100 persen, menandai komitmen kuat pemerintah dalam mempercepat pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa. Sebanyak 299 desa di Kabupaten Flores Timur telah menerima Dana Desa dengan total nilai mencapai Rp29,21 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PERSPEKTIFNUSANTARA.COM</strong>, LARANTUKA, Juni 2026 – Kabar menggembirakan datang dari wilayah Flores Timur dan Lembata. Penyaluran Dana Desa Tahap I Tahun Anggaran 2026 telah mencapai 100 persen, menandai komitmen kuat pemerintah dalam mempercepat pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.</p>
<p>Sebanyak 299 desa di Kabupaten Flores Timur telah menerima Dana Desa dengan total nilai mencapai Rp29,21 miliar, sementara 144 desa di Kabupaten Lembata memperoleh alokasi sebesar Rp16,79 miliar. Tuntasnya penyaluran pada tahap pertama ini menjadi fondasi penting bagi percepatan pelaksanaan berbagai program prioritas desa yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.</p>
<p>Capaian tersebut semakin istimewa karena Kabupaten Flores Timur berhasil meraih Peringkat I Penghargaan Kinerja Akselerasi Penyaluran Dana Desa Reguler Tahap I Tahun 2026 tingkat kabupaten se-Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan Keputusan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Nusa Tenggara Timur Nomor KEP-90/WPB.24/2026.</p>
<p>Keberhasilan ini menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan instansi terkait dalam memenuhi berbagai persyaratan administrasi penyaluran Dana Desa secara tepat waktu melalui aplikasi OM SPAN-TKD.</p>
<p>Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Larantuka menegaskan bahwa percepatan penyaluran Dana Desa memiliki dampak strategis terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa.</p>
<p style="padding-left: 40px;">“<em>Semakin cepat Dana Desa disalurkan, semakin cepat pula pemerintah desa dapat melaksanakan berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Hal ini diharapkan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya</em>.</p>
<p>Dana Desa yang telah diterima desa-desa tersebut dapat segera dimanfaatkan untuk menjalankan berbagai program prioritas, antara lain Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa, program ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur melalui skema Padat Karya Tunai Desa (PKTD), hingga berbagai program pemberdayaan masyarakat yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing desa.</p>
<p>Sesuai ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pengelolaan Dana Desa Tahun 2026, penggunaan Dana Desa diarahkan untuk mendukung sejumlah agenda pembangunan nasional dan daerah. Prioritas tersebut meliputi penanganan kemiskinan ekstrem, peningkatan layanan kesehatan dasar, penguatan desa tangguh bencana dan berketahanan iklim, pengembangan ketahanan pangan dan energi, penguatan lembaga ekonomi desa, pembangunan infrastruktur dasar, serta pengembangan teknologi dan digitalisasi desa.</p>
<p>Pemerintah berharap percepatan penyaluran Dana Desa ini mampu mempercepat realisasi berbagai program pembangunan di tingkat desa sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara lebih cepat dan merata. Dengan dana yang telah tersedia sejak awal tahun anggaran, pemerintah desa memiliki ruang yang lebih luas untuk segera mengeksekusi program-program yang telah direncanakan.</p>
<p>Sebagai ujung tombak pelayanan publik yang paling dekat dengan masyarakat, desa memiliki peran strategis dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan. Oleh karena itu, pengelolaan Dana Desa yang efektif, transparan, tepat sasaran, dan akuntabel menjadi faktor utama dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.</p>
<p>Keberhasilan penyaluran Dana Desa Tahap I secara penuh di Flores Timur dan Lembata diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pembangunan berbasis desa sekaligus mempercepat pencapaian target pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Timur.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelatihan PPL Sensus Ekonomi 2026 di Flores Timur, Begini Pesan Kepala BPS</title>
		<link>https://www.perspektifnusantara.com/4918/pelatihan-ppl-sensus-ekonomi-2026-di-flores-timur-begini-pesan-kepala-bps/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arnold Bewat]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 06:39:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi & Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[BPS Flores Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Flores Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Flores Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Sensus Ekonomi 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.perspektifnusantara.com/?p=4918</guid>

					<description><![CDATA[PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, Flores Timur- Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyelenggarakan pelatihan kepada 300 ratusan petugas pendata Lapangan (PPL) sensus ekonomi 2026 dan petugas pemeriksa lapangan (PML) di tiga wilayah yaitu Hotel Sunrise Larantuka, Hotel Gelekat Nara dan Rusun Unio Keuskupan Larantuka, Rabu (3/6/2026). Pantauan media, Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PERSPEKTIFNUSANTARA.COM</strong>, Flores Timur- Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyelenggarakan pelatihan kepada 300 ratusan petugas pendata Lapangan (PPL) sensus ekonomi 2026 dan petugas pemeriksa lapangan (PML) di tiga wilayah yaitu Hotel Sunrise Larantuka, Hotel Gelekat Nara dan Rusun Unio Keuskupan Larantuka, Rabu (3/6/2026).</p>
<p>Pantauan media, Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli Uran tiba di Rusun Unio Keuskupan Larantuka langsung dikalungi oleh kepala BPS Flores Timur, Feliksia Penaten Kelo Siola.</p>
<p>Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Flores Timur, Feliksia Penaten Kelo Siola, mengatakan, PPL dan PML yang akan melakukan pendataan, mendatangi responden dan menginput data mereka secara digital dengan metode FASIH (Flexible AuthenticallySurvey in Harmony).</p>
<p>Pelatihan yang diberikan kepada 260 petugas pendataan lapangan (PPL) dan 40 petugas pemeriksa lapangan (PML) dapat memberikan manfaat agar para peserta dapat dengan terampil saat berada di lapangan.</p>
<p>&#8220;Pendataan dengan handphone, ada spesifikasinya, minimal ram handphone 4 giga. Tolong handphone ada instal facebook, tik tok, instragram, shoppe, dihapus dulu, hanya WA saja. Dikhawatirkan handphone eror karena banyak aplikasi yang bisa mengganggu petugas pada saat pendataan. Nanti ibu panitia dan instruktur bisa sekali-sekali cek,&#8221; kata Feliksia saat membawakan sambutan di Rusun Unio Keuskupan Larantuka, Rabu.</p>
<p>Feliksia mengatakan, sensus ekonomi 2026 sangat bermanfaat bagi desa-desa serta kelurahan di Flores Timur juga menjadi acuan bagi para pemimpin di Flores Timur untuk menggunakan data tersebut. Sensus ekonomi ini, lanjutnya, tidak hanya mendata ekonomi usaha tetapi juga mendata keluarga.</p>
<p>&#8220;Kendala lapangan, kita menghadapi berbagai karakter, door to door tak ada satu pintu yang terlewatkan. Waktunya 2 setengah bulan. Target 10-13 rumah tangga per hari,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli Uran, mengatakan, kegiatan pelatihan sensus ekonomi 2026 merupakan pendataan lengkap berskala nasional untuk seluruh aktivitas usaha ekonomi di Indonesia. Oleh karena itu sangat penting mengedepankan profesionalisme.</p>
<p>&#8220;Sensus ekonomi seluruh usaha mikro, usaha kecil dan menengah dan juga besar. Kata sensus itu sendiri itu bukan pendataan. Lebih dari pendataan penghitungan lengkap. Apa saja yang harus kita data, harus kita hitung,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ignas mengatakan, sensus ekonomi itu penting supaya ada gambaran pemerintah secara nasional tentang kondisi bangsa.</p>
<p>&#8220;Data akurat selalu kita idealkan, profesional tanggung jawab. Kenapa perlu ada sensus ekonomi. Pembangunan apapun itu berbasis data,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Ignas mengatakan, sensus data ekonomi sangat penting bagi pemimpin untuk merencanakan dengan matang berhadapan dengan persoalan daerah dan bangsa.</p>
<p>&#8220;Yang kita hadapi bukan kepentingan ekonomi secara nasional tetapi juga melihat perkembangan ekonomi di Kabupaten Flores Timur. Data yang akurat itu kunci kebijakan ekonomi yang tepat sasar,&#8221; tandasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gaji Ke-13 Rp8,85 Miliar Cair, KPPN Larantuka Salurkan untuk 2.106 Aparatur Negara di Flores Timur dan Lembata</title>
		<link>https://www.perspektifnusantara.com/4847/gaji-ke-13-rp885-miliar-cair-kppn-larantuka-salurkan-untuk-2-106-aparatur-negara-di-flores-timur-dan-lembata/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arnold Bewat]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 05:15:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Populer]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Lensa Flores]]></category>
		<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Gaji 13 Tahun 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Flores Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Lembata]]></category>
		<category><![CDATA[KPPN Larantuka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.perspektifnusantara.com/?p=4847</guid>

					<description><![CDATA[PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, Larantuka &#8211; 3 Juni 2026 – Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperkuat daya beli masyarakat melalui berbagai instrumen fiskal. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah penyaluran Gaji Ke-13 Tahun 2026 kepada Aparatur Negara sebagai bagian dari belanja negara yang memberikan dampak langsung terhadap perekonomian daerah dan nasional. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PERSPEKTIFNUSANTARA.COM</strong>, Larantuka &#8211; 3 Juni 2026 – Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperkuat daya beli masyarakat melalui berbagai instrumen fiskal. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah penyaluran Gaji Ke-13 Tahun 2026 kepada Aparatur Negara sebagai bagian dari belanja negara yang memberikan dampak langsung terhadap perekonomian daerah dan nasional.</p>
<p>Sebagai pelaksana fungsi perbendaharaan negara di daerah, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Larantuka telah merealisasikan penyaluran Gaji Ke-13 kepada Aparatur Negara pada instansi vertikal yang berada di wilayah Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Lembata. Penyaluran tersebut mulai dilakukan sesuai ketentuan pemerintah yang mengatur bahwa pembayaran Gaji Ke-13 Tahun 2026 dapat dilaksanakan paling cepat pada 2 Juni 2026.</p>
<p>Hingga awal Juni 2026, KPPN Larantuka telah menyalurkan Rp8,85 miliar kepada 2.106 Aparatur Negara, yang terdiri atas Pegawai Negeri Sipil (PNS), Prajurit TNI, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang bertugas di wilayah Flores Timur dan Lembata.</p>
<p>Penyaluran Gaji Ke-13 ini merupakan implementasi dari Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2026 tentang Pemberian Gaji Ketiga Belas kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan Tahun 2026. Kebijakan tersebut tidak hanya menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian para aparatur negara dalam menjalankan tugas pelayanan publik, tetapi juga dirancang untuk menjaga konsumsi rumah tangga masyarakat, terutama dalam menghadapi kebutuhan pendidikan anak menjelang tahun ajaran baru.</p>
<p>Kepala KPPN Larantuka, Moh Khoirul Anam, menegaskan bahwa penyaluran Gaji Ke-13 merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam mendukung kesejahteraan aparatur negara dan keluarganya.</p>
<p style="padding-left: 40px;"> “Gaji Ke-13 tidak hanya merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian Aparatur Negara kepada bangsa dan negara, tetapi juga menjadi stimulus fiskal yang diharapkan mampu meningkatkan konsumsi rumah tangga. Momentum ini sangat penting, terutama menjelang tahun ajaran baru ketika kebutuhan pendidikan anak meningkat. Dengan tersalurkannya Gaji Ke-13 secara tepat waktu, pemerintah berharap manfaatnya dapat segera dirasakan oleh para penerima sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian daerah maupun nasional,” ujar Moh Khoirul Anam.</p>
<p>Lebih lanjut, penyaluran dana sebesar Rp8,85 miliar tersebut diperkirakan akan memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di Flores Timur dan Lembata. Peningkatan daya beli aparatur negara berpotensi mendorong perputaran ekonomi pada berbagai sektor, seperti perdagangan, pendidikan, transportasi, jasa, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).</p>
<p>Dalam konteks daerah kepulauan seperti Flores Timur dan Lembata, tambahan pendapatan yang diterima aparatur negara diharapkan mampu memperkuat konsumsi rumah tangga sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Belanja pemerintah melalui pembayaran hak-hak pegawai tetap menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong aktivitas usaha masyarakat.</p>
<p>KPPN Larantuka menegaskan komitmennya untuk terus memastikan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berjalan secara efektif, transparan, tepat waktu, tepat sasaran, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Melalui pengelolaan APBN yang berkualitas, pemerintah berharap setiap rupiah yang dibelanjakan dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah. (<em>Sumber;</em> <em>Humas KPPN Larantuka</em>)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Remaja 23 Tahun di Flores Timur Raup Jutaan Rupiah dari Servis Hp, Berawal Otodidak di YouTube</title>
		<link>https://www.perspektifnusantara.com/4186/remaja-23-tahun-di-flores-timur-raup-jutaan-rupiah-dari-servis-hp-berawal-otodidak-di-youtube/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arnold Bewat]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 May 2026 16:24:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi & Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Flores Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Larantuka]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Sarotari]]></category>
		<category><![CDATA[perspektifnusantara.com]]></category>
		<category><![CDATA[warga Riangnyiur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.perspektifnusantara.com/?p=4186</guid>

					<description><![CDATA[PERSPEKTIFNUSANTARA.COM-Flores Timur- Eusibio Verseli Tobongi, warga Riangnyiur, Kelurahan Sarotari, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, NTT meraup jutaan rupiah dari hasil servis handphone warga. Ia terlihat duduk di depan komputer dengan lampu sorot kecil sambil memasang layar LCD pelanggan malam ini. Ia tampak sibuk sambil menjawab beberapa pertanyaan wartawan saat disambangi di kediamannya. Pria 23 tahun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PERSPEKTIFNUSANTARA.COM-Flores Timur- Eusibio Verseli Tobongi, warga Riangnyiur, Kelurahan Sarotari, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, NTT meraup jutaan rupiah dari hasil servis handphone warga. Ia terlihat duduk di depan komputer dengan lampu sorot kecil sambil memasang layar LCD pelanggan malam ini. Ia tampak sibuk sambil menjawab beberapa pertanyaan wartawan saat disambangi di kediamannya.</p>
<p>Pria 23 tahun ini mengaku sejak kecil sering bongkar pasang handphone dan menyukai dunia komputer sejak masih bersekolah di SMP Negeri 1 Larantuka. Di situ, ia sering nonton YouTube dan memperdalam pengetahuannya tentang servis handphone secara otodidak. Setelah tamat dari SMP Negeri 1 Larantuka, Eusebio masuk ke jenjang SMA dengan masuk sekolah teknik menengah (STM) Bina Karya Larantuka. Dari situ Eusebio Verseli Tobongi atau akrab disapa Seli, semakin mencintai dunia komputer.</p>
<p>&#8220;Saat SMP Negeri 1 Larantuka. Saya senangnya buka-buka (bongkar pasang) handphone. Setelah lulus dari sekolah STM Bina Karya, Saya pergi kursus pelatihan V3 Jakarta Pusat selama tiga bulan,&#8221; ujar Seli.</p>
<p>Pasangan buah hati dari bapak Ignasius Megong Sawun dan ibu Maria Lince Kalambe, itu sempat bekerja sebagai penjual pisang Nugget di Jakarta sebelum ikut kursus tiga bulan tentang servis handphone.</p>
<p>Setelah kursus tiga bulan, Seli bekerja selama selama 9 Bulan di kota Tanggerang, Provinsi Banten, Jakarta. Selain itu dia juga bekerja di perusahaan lain sebelum balik ke kampung halamannya, Flores Timur pada tahun 2023 dan membangun usaha di sana.</p>
<p>&#8221; Kursus tahun 2022 balik ke Flores Timur tahun 2023,&#8221; imbuhnya</p>
<p>Dengan modal 5 juta dari hasil kerjanya, Seli kemudian membeli peralatan elektronik di Jakarta. Pelan-pelan ia membantu warga memperbaiki handphone mereka. Saat itu, ia masih melayani pelanggan di rumah miliknya. Setelah ada omset yang memadai, Seli memberanikan diri membangun lapak kecil di depan rumahnya dan mulai aktif melayani pelanggan yang mengalami kerusakan layar handphone dan juga beberapa keluhan lainnya. Seli terlihat telaeten bekerja di ruangan miliknya. Ia sangat hati-hati memasang mur handphone dan giat memeriksa secara detail handphone yang ingin dipasang layar LCD.</p>
<p>&#8220;Saya mau usaha sendiri. Lapangan kerja ini masih sedikit orang yang geluti. Ada uang sedikit beli LCD Handphone, lalu ada uang beli tombol hp dan sebagainya,&#8221; terangnya.</p>
<p>Setiap kali Seli memperbaiki handphone milik warga, Seli memasang tarif Rp 250.000 sampai Rp 500.000 tergantung kerusakan handphone milik pelanggan.</p>
<p>&#8220;Sebulan bisa dapat 3 jutaan. Ya, siapa saja yang memiliki handphone yang rusak bisa datang ke saya, bisa perbaiki layar LCD dan hal-hal lain yang dibutuhkan,&#8221; tandasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
