<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Filsafat Katolik Ledalero &#8211; Perspektif Nusantara</title>
	<atom:link href="https://www.perspektifnusantara.com/tag/filsafat-katolik-ledalero/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.perspektifnusantara.com</link>
	<description>Nusantara Kritis, Indonesia Maju</description>
	<lastBuildDate>Sat, 16 May 2026 07:58:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.perspektifnusantara.com/wp-content/uploads/2025/03/favicon-150x150.png</url>
	<title>Filsafat Katolik Ledalero &#8211; Perspektif Nusantara</title>
	<link>https://www.perspektifnusantara.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Anak Muda Jangan Cuma Main TikTok! Mahasiswa Sistem Informasi IFTK Ledalero Buktikan Generasi Digital Bisa Ubah Masa Depan</title>
		<link>https://www.perspektifnusantara.com/4350/anak-muda-jangan-cuma-main-tiktok-mahasiswa-sistem-informasi-iftk-ledalero-buktikan-generasi-digital-bisa-ubah-masa-depan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arnold Bewat]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 May 2026 07:58:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Populer]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Liputan Khusus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Filsafat Katolik Ledalero]]></category>
		<category><![CDATA[IFTK Ledalero]]></category>
		<category><![CDATA[Prodi Sistem Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Informasi Festival]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.perspektifnusantara.com/?p=4350</guid>

					<description><![CDATA[PERSPEKTIFNUSANTARA.COM- IFTK LEDALERO, Semangat transformasi digital menggema di Kampus 2 Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero ketika Himpunan Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi (HMPS SI) sukses menggelar kegiatan Sistem Informasi Festival (SI FEST), Jumat, 16 Mei 2026. Mengusung tema “Transformasi Digital melalui Sistem Informasi”, kegiatan ini menjadi bukti bahwa kaum muda tidak hanya bisa menjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PERSPEKTIFNUSANTARA.COM- IFTK LEDALERO,</strong> Semangat transformasi digital menggema di Kampus 2 Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero ketika Himpunan Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi (HMPS SI) sukses menggelar kegiatan Sistem Informasi Festival (SI FEST), Jumat, 16 Mei 2026. Mengusung tema “Transformasi Digital melalui Sistem Informasi”, kegiatan ini menjadi bukti bahwa kaum muda tidak hanya bisa menjadi penikmat teknologi, tetapi juga pencipta perubahan di era digital.</p>
<p>Di tengah maraknya generasi muda yang larut dalam media sosial tanpa arah, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi IFTK Ledalero justru tampil membawa semangat inovasi, kreativitas, dan literasi digital yang nyata. Melalui SI FEST, mereka menunjukkan bahwa teknologi bukan sekadar hiburan, melainkan alat untuk membangun masa depan masyarakat yang lebih maju.</p>
<p>Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yang berkompeten di bidang teknologi dan pemerintahan digital, yakni Petrus Pedro Baga, ST., MT., seorang praktisi e-Government, serta Orientus Yulianus, A.Md.Kom., Penelaah Teknis Kebijakan. Keduanya membawakan materi mengenai Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang kini menjadi salah satu fokus pengembangan layanan publik di Indonesia.</p>
<p>Dalam seminar tersebut, peserta diajak memahami pentingnya digitalisasi dalam meningkatkan transparansi, efektivitas, dan efisiensi pelayanan publik. Diskusi berlangsung aktif dengan antusiasme mahasiswa yang mempertanyakan berbagai tantangan transformasi digital di daerah, termasuk kesiapan sumber daya manusia dan infrastruktur teknologi.</p>
<p>Seminar tidak hanya dihadiri mahasiswa Prodi Sistem Informasi, tetapi juga mahasiswa dari Program Studi PKK, DKV, dan Kewirausahaan. Bahkan, kegiatan ini turut melibatkan pelajar SMA dan SMK dari berbagai sekolah di Kabupaten Sikka. Setiap sekolah mengirimkan dua siswa beserta guru pendamping untuk mengikuti seminar dan perlombaan yang diselenggarakan panitia.</p>
<p>Salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian adalah lomba kuis literasi digital bagi siswa SMA dan SMK dari tujuh sekolah di Kabupaten Sikka. Kompetisi ini menguji kemampuan dasar komputer dan pengetahuan teknologi informasi para peserta. Panitia berharap kegiatan tersebut mampu menumbuhkan budaya literasi digital sejak dini di kalangan pelajar.</p>
<p>Tidak hanya fokus pada seminar akademik, SI FEST juga menghadirkan pameran karya mahasiswa yang menjadi pusat perhatian pengunjung. Berbagai aplikasi website hasil karya mahasiswa dipamerkan secara terbuka kepada publik. Aplikasi tersebut menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam merancang solusi digital yang dapat digunakan di bidang pendidikan, pelayanan publik, hingga pengembangan usaha.</p>
<p>Menariknya lagi, mahasiswa Sistem Informasi IFTK Ledalero juga menampilkan sisi kreatif mereka melalui karya seni visual dan instalasi spot foto yang dirancang khusus untuk pengunjung. Pameran itu terbuka untuk umum dan menjadi ruang interaksi antara mahasiswa dengan masyarakat.</p>
<p>“Kami juga mengajak orang tua datang melihat pameran kami dan menyaksikan apa yang sudah kami buat selama berkuliah di IFTK Ledalero di jurusan Sistem Informasi,” ungkap panitia kegiatan.</p>
<p>Ketua Panitia SI FEST, Stefanus Afrison Deru, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan menjembatani mahasiswa, pelajar, dan masyarakat agar semakin memahami pentingnya sistem informasi di tengah perkembangan zaman yang serba digital.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: left;">“Melalui SI FEST, kami ingin menunjukkan bahwa sistem informasi bukan hanya tentang coding, tetapi juga tentang solusi nyata untuk pemerintahan, pendidikan, dan masyarakat,” ujarnya.</p>
</blockquote>
<p>Kegiatan ini menjadi pesan kuat bagi generasi muda di Kabupaten Sikka bahwa masa depan tidak hanya ditentukan oleh siapa yang paling sering tampil di media sosial, tetapi oleh siapa yang mampu menciptakan inovasi dan solusi bagi lingkungan sekitarnya. SI FEST menjadi bukti bahwa anak muda Flores juga mampu bersaing dan berkontribusi dalam era transformasi digital Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
